Dark/Light Mode

Buka Musrenbang 2022

Walkot Bekasi Pepen Ingatkan Jajarannya Cegah Korupsi

Selasa, 19 Januari 2021 23:41 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2022 tentang Perencanaan Pembangunan Dan Pengelolaan Anggaran Daerah. 
 
Dalam sambutannya, Rahmat yang akrab disapa Pepen ini meminta semua perangkat daerah melakukan pengawasan dan pengendalian perencanaan secara maksimal untuk menghindari praktik penyelewengan serta kecurangan dalam menyajikan perencanaan program.

"Saya minta perangkat daerah saling koordinasi membahas ajuan dari masyarakat dan aspirasi anggota dewan untuk selanjutnya dicatat secara baik sebagai dokumen perencanaan," ujar Rahmat saat membuka Kick off meeting  Musrenbang tahun 2022 di Aula Nonon Sonthanie Komplek Perkantoran Pemkot Bekasi, Selasa (19/1).

Baca Juga : Terima Pengurus Maserati, Bamsoet Dukung Kegiatan Bantuan Hukum Gratis

Polisi senior Partai Golkar ini mengatakan, Musrenbang merupakan forum untuk membahas tentang perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran daerah yang dilakukan secara cepat, tepat, dan akurat.

"Semua kegiatan yang dilakukan bukan hanya terukur, terstruktur, dan masif, tetapi bagaimana kita bisa mengendalikan," katanya dikutip Antara.

Baca Juga : Telkom Berikan Kemudahan Layanan JKN Dan KIS Untuk Rakyat

Ia menerangkan, penyajian perencanaan program pembangunan di Kota Bekasi, akan harus dilakukan secara detail. "Yang menjadi target di 2022 terkait perencanaan pembangunan adalah adanya peningkatan nilai tambah dan daya saing perekonomian melalui pengembangan ekonomi kreatif," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bapelitbangda) Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar mengatakan, pembangunan tahun 2022 difokuskan kepada penyerapan penyelesaian 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi. "Saat ini, baru 30 persen atau 47 kegiatan yang terserap, sementara 111 kegiatan lainnya belum terserap," ucapnya. [FIK]