Dark/Light Mode

Semprot Polisi Karena Melanggar Ganjil Genap

Politisi PSI Memalukan

Jumat, 13 Agustus 2021 07:50 WIB
Anggota DPRD DKI F-PSI Viani Limardi marah-marah ke polisi karena disuruh putar balik. (Foto: Wilda/detikcom)
Anggota DPRD DKI F-PSI Viani Limardi marah-marah ke polisi karena disuruh putar balik. (Foto: Wilda/detikcom)

 Sebelumnya 
Video dan berita soal Viani seharian kemarian ramai di medsos. Hampir semua netizen menyerang Viani dan PSI.

Akun @IdaAyuDewi tidak heran dengan sikap semena-mena kader PSI. “Justru watak lakon aslinya PSI muncul, nggak perlu malu-malu karena kalian sejak awal memang sangat memalukan,” tukasnya. “@psi_id memalukan dan arogan,” cetus @AyankLukman.

Akun @anggineerin membandingkan, nasib rakyat dengan pejabat di tengah penerapan PPKM. “Kita rakyat biasa kena gage santai saja karena peraturan. Eh malah anggota dewan @PSI_Jakarta @psi_id sebagai pembuat peraturan nggak mau dititipkan. Memalukan!!” tekan dia.

Baca juga : Ganjil-Genap Belum Waktunya Dihidupkan

“Memalukan punya wakil rakyat seperti ini, lebih elegan kalau yang bersangkutan mundur. Sangat memalukan menjual jabatan anggota DPRD ketika berhadapan dengan seorang polantas. Semoga PSI tidak seperti partai-partai lainnya,” papar @anderson83,” tutur dia.

Sikap arogan Viani juga dikomentari Ketua Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta, Achmad Nawawi. “Kalau polisi mengatakan tidak ada pengecualian ya harus patuh. Wakil rakyat harus kasih contoh kepada rakyat lain,” cetus politisi Partai Demokrat itu.

Lalu bagaimana tanggapan pimpinan PSI? Pimpinan PSI DKI meminta maaf atas kelakuan membela malah meminta maaf. PSI juga telah menegur keras wakil rakyatnya. “Sekaligus memastikan bahwa ini tidak akan terulang kembali,” tegas Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar, dalam keterangannya.

Baca juga : Kembali Ke Pelatnas, Riau Ega Bakal Evaluasi Performa

Michael mengapresiasi petugas kepolisian yang menegakkan aturan selama penerapan PPKM. Apalagi berani menegakan aturan tanpa pandang bulu. “Kami berterima kasih kepada kerja para petugas di lapangan. Menjadi pejabat negara bukan otomatis lepas dari kesalahan,” tekan dia.

Kemarin sore, Viani kembali angkat bicara. Dia membantah, terlibat adu mulut atau pun cekcok dengan petugas kepolisian terkait kebijakan ganjil genap. Ia mengaku tak tahu aturan tersebut sudah diterapkan.

Seperti diketahui, kebijakan penyekatan PPKM diganti menjadi ganjil-genap mulai kemarin, hingga 16 Agustus mendatang. Salah satu titiknya, yakni JL Gatot Subroto, dijaga petugas gabungan. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.