Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Meski Ada Pelonggaran, Tapi Tetap Waspada
Antisipasi Lonjakan Covid, Puskesmas Lemah Abang Sampai Nyiapin Kantong Mayat
Kamis, 26 Agustus 2021 21:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski kasus Covid-19 di berbagai wilayah sudah berangsur melandai tapi bukan berarti pandemi sudah berakhir. Puskesmas Lemah Abang, Kabupaten Bekasi, sudah mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan kasus.
Apalagi, pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sudah ada beberapa pelonggaran.
"Kita dari sekarang sudah bersiap-siap. Apalagi pak Luhut (Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan) sudah bilang, '10 hari lagi siap-siap, akan ada kenaikan," ujar Kepala Puskesmas Lemah Abang, dr Erni Herdiani dalam talkshow RM.id bertajuk "Testing Tracing Jangan Memble", Rabu (25/8).
Baca juga : Atasi Lonjakan Covid-19, Puskesmas Di Pekalongan Disulap Jadi RS Darurat
Beberapa langkah yang sudah diambil Puskesmas Lemah Abang di antaranya memperbanyak tangki oksigen, melengkapi stok obat-obatan bagi terapi pasien Covid-19, dan mempersiapkan Alat Pelindung Diri (APD).
"Bahkan kantong mayat, kami siapkan juga. Kami berusaha mengantisipasi karena tidak ingin terjadi seperti di India," ungkapnya.
Selain upaya-upaya preventif tadi, Puskesmas Lemah Abang juga menggencarkan upaya promotif. Yakni, edukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat. Soalnya, diakuinya, banyak masyarakat yang kini mulai longgar dalam menerapkannya.
Baca juga : Prokes Harus Diawasi, Jangan Kadang Ketat, Kadang Longgar
Masalahnya, pertemuan-pertemuan kini sudah diperbolehkan. Pembelajaran Tatap Muka (PTM), juga direncanakan akan segera dimulai. "Itu akan jadi risiko yang berat bagi kami," ucap Erni.
Diingatkannya, meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah turun ke Level 3, namun protokol kesehatan jangan sampai longgar. Justru, harusnya diperketat.
"Jangan sampai kita kembali ke merah lagi, ke titik nol kembali, lelah sekali gitu loh buat kita semua," selorohnya.
Baca juga : Rumah Sakit Siap Siaga
Di daerah Lemah Abang sendiri, penurunan kasus Covid-19 sudah turun drastis. Pada bulan lalu, dalam sebulan, kasus bisa mencapai 500. Sekarang, hanya sekitar 10. Positivity rate-nya, juga turun menjadi 2,10 persen, dari semula lebih di atas 25 persen pada bulan lalu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya