Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bakal Luncurkan Merah Putih Fund

Erick Bertekad Lahirkan Banyak Unicorn Di Tanah Air

Senin, 22 Nopember 2021 06:50 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dalam Digital Technopreneur Fest dan Technopreneur Campus FORBIS 2021, Jumat (19/11).
Menteri BUMN Erick Thohir dalam Digital Technopreneur Fest dan Technopreneur Campus FORBIS 2021, Jumat (19/11).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah kembali menyatakan kesungguhannya mendukung pertumbuhan industri rintisan di Tanah Air. Salah satu buktinya, Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) akan meluncurkan Merah Putih Fund untuk mendanai startup.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, selain untuk mendanai, Merah Putih Fund juga menawarkan pendampingan dan penjamin (offtaker) demi melahirkan lebih banyak startup level unicorn (valuasi minimal Rp 14,2 triliun) di Indonesia.

“Kami siapkan Merah Putih Fund yang akan diluncurkan Bapak Presiden (Joko Widodo), kalau tidak meleset pertengahan Desember,” ujar Erick dalam Digital Technopreneur Fest dan Technopreneur Campus FORBIS 2021, Jumat (19/11).

Berita Terkait : Menpora Sumringah Banyak Pecah Rekor Di Peparnas Papua

Bos Mahaka Group ini mengatakan, potensi lahirnya unicorn baru di Indonesia masih sangat besar. Hanya saja, investasi yang masuk ke unicorn selama ini kebanyakan berasal dari asing. Dan masyarakat Indonesia marah.

“Kenapa kita marah? Karena kita tidak pernah mengintervensi kegiatan digital ini,” aku Erick.

Untuk itu, perusahaan-perusahaan pelat merah pun nantinya akan berinvestasi di startup dan unicorn buatan anak bangsa. Namun, tentunya dibarengi dengan tata kelola investasi yang baik. Karena itu, startup yang akan didanai melalui Merah Putih Fund harus memiliki beberapa syarat.

Berita Terkait : Peluncuran Direktori Tradisipencaksilat.id, Momentum Hadirkan Pencak Silat Di Ranah Digital

Dia merinci, ada tiga hal yang saling terhubung. Pertama, founder berasal dari Indonesia. Kedua, perusahaannya beroperasi di Indonesia. “Nah, ketiga, go public-nya harus di Indonesia,” tegas mantan bos Inter Milan itu.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Denpasar, Bali, September 2021, Erick juga mengatakan, investasi perusahaan pelat merah di startup menjadi bagian besar dalam program transformasi BUMN.

“Kami akan dukung besar-besaran startup di Indonesia dengan kekuatan investasi,” janjinya.

Berita Terkait : NUVO Family Luncurkan Kampanye “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”

Kala itu, Erick sudah menyinggung, bahwa pada saat meluncurkan Merah Putih Fund nanti, akan dilakukan juga training kepada 10.000 startup.

“Training ini agar (bisnisnya) berkelanjutan. Lalu, mengundang 10 top investor,” ungkapnya.
 Selanjutnya