Dark/Light Mode

Airlangga: UU Cipta Kerja Masih Berlaku Secara Konstitusional, Sampai Ada Perbaikan

Kamis, 25 November 2021 16:47 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas uji materil UU Cipta Kerja, Kamis (25/11). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas uji materil UU Cipta Kerja, Kamis (25/11). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah menghormati dan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Serta akan melaksanakan UU Nomor 11 tahun 2020 dengan sebaik-baiknya, sesuai keputusan MK dimaksud.

Seperti diketahui, pada Kamis (25/11), MK meminta pemerintah melakukan perbaikan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Apabila dalam tenggang waktu 2 tahun sejak putusan MK tidak dilakukan perbaikan, UU Cipta Kerja menjadi inkonstitusional secara permanen.

Berita Terkait : Pemerintah Hadir Di Perbatasan, Biar Pengganggu Ngeri Dan Mundur

"UU Cipta Kerja masih tetap berlaku secara konstitusional, sampai ada perbaikan. Sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan oleh MK, paling lama 2 tahun sejak putusan dibacakan,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/11).

Putusan MK juga menyatakan agar pemerintah tidak menerbitkan peraturan baru yang bersifat strategis, sampai dengan dilakukan perbaikan atas pembentukan UU Cipta Kerja.

Berita Terkait : Komisi IX DPR Minta Pemerintah Segera Pakai Vaksin Produksi Dalam Negeri

"Dengan demikian peraturan perundangan yang telah diberlakukan untuk melaksanakan UU Cipta Kerja tetap berlaku," tegas Airlangga.

Airlangga memastikan, pemerintah akan menindaklanjuti putusan MK melalui penyiapan perbaikan UU dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya arahan MK lainnya. Seperti yang disampaikan dalam putusan MK. [OKT]