Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jutaan Orang Tinggalkan Jakarta
Urusan Liburan, Rakyat Tak Bisa Dilarang-larang
Minggu, 26 Desember 2021 06:50 WIB
Sebelumnya
Di Ancol, antusias warga yang datang liburan juga cukup padat. “Per jam 12 sudah ada sekitar 14 ribu pengunjung Ancol. Jumlah ini masih di bawah 25 persen dari kapasitas,” imbuh Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho, kemarin.
Di Puncak, Bogor, lebih rame lagi. Bahkan hampir seluruh hotel berbintang di kawasan Puncak sudah penuh diisi wisatawan. Kabar ini disampaikan Wakil PHRI Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto. “Sejauh ini untuk beberapa hotel besar klasifikasi bintang sudah penuh sesuai kapasitas maksimal PPKM level 2 yaitu 50 persen,” cetus Boboy.
Baca juga : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Siap Amankan Natal Dan Libur Akhir Tahun
Menanggapi antusias warga yang liburan di tengah ancaman Omicron, diakui Tenaga Ahli Utama Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priono. Namun, kata dia, jumlah warga yang liburan saat Nataru kali ini masih terbilang normal. “Naiknya hanya sekitar 7,6 persen,” kata Edy kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Justru hal positifnya, kata Edy, menunjukkan ekonomi Indonesia sudah jauh lebih positif. Semua indikator perekonomian memang menunjukkan hal itu. Tapi, pemerintah tetap fokus memperhatikan aspek kesehatan.
Baca juga : Jalan Trans Papua Segera Dibangun
“Langkah pemerintah dalam melakukan pengendalian adalah bukan dengan penyekatan, tapi persyaratan perjalanan yang ketat,” tutur dia.
Karena itu, diharapkan ada keseimbangan antara aspek ekonomi dengan kesehatan. “Pemerintah ingin ekonomi pulih, dan pada saat yang sama juga ingin masyarakat tetap sehat. Makanya yang melakukan perjalanan jauh harus sudah divaksin lengkap dan menunjukkan hasil tes negatif,” tukas Edy.
Baca juga : Jokowi Minta Menteri Tingkatkan Target Sertipikat Tanah Di Kaltara
Di sisi lain, Ketua bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Masdalina Pane tidak heran dengan hasrat rakyat Indonesia yang bergerak menuju tempat wisata di libur Natal. “Bukannya sudah tiga bulan semua penuh. Mudah-mudahan bisa terus terkendali sepanjang Omicron dan AY4.2 tidak bertransmisi di komunitas,” pungkas Masdalina. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya