Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ada kabar baik buat rakyat Indonesia. Obat Covid-19 bernama Molnupiravir yang dipesan pemerintah, sudah datang. Obat buatan Merck ini, akan jadi senjata pamungkas perangi Corona.
Kabar baik itu diutarakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, kemarin. Meski telah tiba, Molnupiravir tidak langsung dibagikan ke setiap daerah. Melainkan disimpan terlebih dahulu, sebagai persiapan jika terjadi lonjakan kasus di Tanah Air. Dengan begitu, fasilitas kesehatan tidak kelabakan.
Baca juga : Obat Covid, Kabar Baik Dan Tanda Tanya
“Obat ini terbukti bisa mengurangi laju masuknya ke rumah sakit untuk orang-orang yang terkena Covid yang saturasinya masih di atas 95 persen,” ujar pria yang akrab disapa BGS ini, dalam konferensi pers, di kanal YouTube Sekretariat Presiden, kemarin.
Untuk diketahui. Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) membeli sekitar 600 sampai 1 juta tablet Molnupiravir pada November lalu. Hal itu sebagai upaya pemerintah mengantisipasi gelombang ketiga yang dikhawatirkan terjadi setelah Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca juga : Hari Ini Polda Metro Gelar SIM Keliling, Cek Di Sini Lokasinya...
Berdasarkan penelitian, tampilan antivirus ini mampu memproteksi 50 persen. Tetapi saat ini turun di angka 30-40 persen.
Selain membeli Molnupiravir, Kemenkes juga membeli obat Corona racikan Pfizer, Paxlovid yang diklaim bisa mencegah tingkat kematian hingga 90 persen dan mengurangi potensi rawat inap hingga 70 persen. Kata BGS, Paxlovid juga akan didatangkan bulan ini.
Baca juga : Singapura Tarik Rem Darurat
Tak sampai di situ. Dalam upaya mengantisipasi lonjakan kasus, Kemenkes telah menyiapkan tempat tidur rumah sakit. Detailnya, ada sekitar 400 ribu tempat tidur di Indonesia. Sebanyak 30 persennya atau 120 ribu telah dipersiapkan untuk pasien corona. Adapun yang terisi saat ini sekitar 2.400-2500.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya