Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kasus Omicron Di Wisma Atlet
Yang Sembuh Lebih Banyak, Yang Dirawat Sedikit Banget
Selasa, 25 Januari 2022 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah. Meski begitu kasusnya masih terkendali. Buktinya, dari pasien Omicron yang berada di Wisma Atlet, yang sembuh lebih banyak dari pada yang dirawat.
Per kemarin, tercatat ada 745 kasus Omicron yang dirawat di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Berita baiknya, 717 pasien sembuh, dan 28 di antaranya masih dirawat.
Sedangkan untuk non Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) pasien Omicron, total ada 86 pasien. Sebanyak 61 pasien di antaranya sudah diizinkan pulang, sementara 25 pasien masih diisolasi.
Baca juga : 30 Persen Kudu Dirawat, Satu Persen Meninggal...
Koordinator Humas Rumah Sakit Daruat Covid-19 Wisma Atlet, Kolonel dr Mintoro Sumego mengatakan, data keseluruhan kasus Corona yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran ada 2.862 pasien. Jumlah tersebut sebagian besar merupakan PPLN, yakni 2.095 orang atau 73 persen. Untuk non PPLN ada 767 pasien atau 27 persen.
Kata Mintoro, pasien PPLN mengalami penurunan 10 persen, berbanding terbalik dengan pasien non PPLN yang meningkat 10 persen. Meski begitu, dia mengingatkan semuanya tetap waspada.
Terkait detail perawatannya, kata dia, pasien Omicron dirawat di Tower 5 dan 6 lantai 10 ke atas. Sedangkan yang bukan Omicron berada di lantai 9 ke bawah. “Tower kita pisah, karena masih cukup banyak tempat. Jadi di Tower 5 dan 6 di lantai 10 ke atas,” ungkap Mintoro.
Baca juga : Alhamdulillah, Yang Wafat Nol
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut, penularan Omicron banyak terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Sebab itu ia akan mempercepat vaksinasi dosis ketiga (booster) di Jabodetabek.
Selain vaksinasi, pemerintah juga menyiapkan sekitar 80 ribu tempat tidur, dan masih bisa bertambah sampai 150 ribu. Adapun sampai saat ini sudah sekitar 5 ribu yang terisi.
“Oksigen, obat-obatan, tenaga kesehatan juga kami siapkan. Mudah-mudahan tidak dibutuhkan karena memang kami berharap masuk rumah sakit jauh lebih rendah,” ujar pria yang akrab disapa BGS itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya