Dark/Light Mode

Wacana Pemilu Diundurkan

Bos NU Sehati Dengan Imin, Paloh Bicara Perang Dan Bencana

Selasa, 1 Maret 2022 09:00 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: Istimewa).
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendukung wacana pemilu diundur makin banyak. Kali ini, datang dari Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) KH Yahya Cholil Staquf. Dia sehati dengan usulan Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu. Ketum Nasdem Surya Paloh juga bicara soal ini. Tapi masih bersayap.

Bagi Gus Yahya, ide penundaan Pemilu yang dilontarkan Cak Imin itu, masuk akal. Alasannya karena kondisi bangsa. “Mengingat berbagai persoalan yang muncul dan dihadapi bangsa ini,” kata Yahya di Pondok Pesantren Darussalam di Pinagar, Sabtu (27/2).

Baca juga : Ini Alasan Serangan Rusia Ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Namun, dia meminta agar usulan penundaan Pemilu ini didudukkan bersama oleh seluruh pihak untuk mencari solusi terbaik bagi bangsa. “Nanti kita lihat apa saja yang perlu dilakukan untuk mengurangi beban bangsa ini,” kata dia. Apalagi, kata dia, saat ini banyak musibah datang bertubi-tubi. Tak hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia.

Mulai dari pandemi Covid-19, banjir hingga gempa bumi. “Kunci menghadapinya harus luwes dan ulet supaya bisa mengatasi beban yang ada,” ujarnya. Surya Paloh pun angkat bicara soal penundaan Pemilu. Paloh tegas menolak ide penundaan pemilu.

Baca juga : Kalau Pemilu Mau Ditunda, Muhaimin Harus Amandemen UUD 45

Bos Media Group itu mengingatkan bahwa kepentingan nasional harus di atas urusan lainnya. Ia yakin, Indonesia mampu menggelar Pemilu tepat waktu. “Kalau masalah Pemilu jangan tertunda,” pinta Paloh, di Surabaya kemarin. Kecuali, ada alasan yang jelas. Seperti terjadinya perang atau bencana besar di sekitar Indonesia.

Sehingga Pemilu harus ditunda dengan sangat terpaksa. Sejauh ini, ia melihat belum cukup alasan untuk menunda Pemilu. Jika alasannya Covid, pemerintah masih dinilai mampu dan berhasil mengendalikannya. Bahkan di tengah pandemi pun, Pemerintah masih mampu menggerakkan banyak program besar, seperti pemindahan ibu kota negara.

Baca juga : Usul Imin Ditolak Hasto

PDIP juga senapas dengan Nasdem. Meskipun dalam hitungan politik, Banteng adalah salah satu partai yang paling diuntungkan jika pemilu ditunda, tapi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya setia dan taat pada konstitusi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.