Dark/Light Mode

Indikator Penularan Covid-19 Dipantau Terus

Insya Allah, Ibadah Ramadan Kita Bakal Semakin Khusyuk

Kamis, 31 Maret 2022 06:17 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Penanganan Covid-19)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Penanganan Covid-19)

 Sebelumnya 
Indikator ketiga, vaksinasi Covid-19 harus diper­cepat. Untuk data secara nasional, vaksinasi dosis satu di tingkat nasional telah mencapai 72 persen populasi dengan dosis dua mencapai 58 persen populasi. Sedangkan vaksin booster mencapai 7 persen populasi dari total target 21,5 juta.

Sementara untuk target lansia, vaksinasi dosis pertama telah mencapai 79 persen dari lansia dan dosis kedua mencapai 60 persen dan booster mencapai 10 persen lansia.

“Melihat dari perkembangan tersebut, kita perlu melakukan upaya ekstra untuk pelak­sanaan ibadah bulan Ramadan dan Idul Fitri yang akan datang. Tentunya, kegiatan ibadah akan lebih maksimal apabila dilakukan dalam keadaan yang aman dari Covid-19,” katanya.

Baca juga : Insya Allah, Bisa Mudik Lebaran Bareng-bareng

Epidemiologi Griffith University, Australia, Dicky Budiman memberikan beberapa pesan dan kiat aman dan terhindar dari virus selama Ramadan. Kata dia, mitigasi risiko, khususnya di bulan Ramadan yang banyak pergerakan orang, status imunitas menjadi sangat penting.

Status imunitas masyarakat, salah satunya ditentukan oleh vaksinasi. Dia mengimbau masyarakat mendapatkan suntikan dosis ketiga, ketimbang menunda-nunda dan membiarkan vaksinasi berhenti di dosis kedua.

Netizen berjanji akan membantu Pemerintah menekan angka penularan Covid-19 selama Ramadan. Mulai dari menerapkan prokes se­lama beribadah di masjid, sampai ikut program vaksinasi booster.

Baca juga : Dibantai Barca, Alaba Minta Maaf Ke Fans

Akun @Neng_Anyar bersyukur dan men­gapresiasi Pemerintah, khususnya Satgas Penanganan Covid-19 yang terus memantau indikator penularan Covid-19.

“Insya Allah di bulan suci Ramadan ini bisa menunaikan semua ibadah dengan khusyuk dan benar-benar bisa mendapatkan derajat ketakwaan yang lebih tinggi. Marhaban Ya Ramadan,” ujarnya.

Akun @PramFarendra mengatakan, den­gan adanya vaksinasi, semoga saat Ramadan masyarakat dapat menjalankan ibadah pua­sa dengan normal, khidmat dan khusyuk, seperti Ramadan sebelum pandemi melanda Indonesia. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.