Dark/Light Mode

Tanggapi Pernyataan Masinton

Arief Poyuono:  Pak Luhut Loyalis Jokowi 

Senin, 9 Mei 2022 19:43 WIB
Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono. (Foto: Istimewa)
Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sangat setia kepada Presiden Joko Widodo. Karena itulah, dia mengkritik pernyataan Masinto Pasaribu yang menyudutkan Luhut.

Demikian disampaikan politikus Partai Gerindra Arief Poyuono dalam akun YouTube Andre GunAwan yang disiarkan Senin (9/5).

"Pak Luhut itu brutus dari mana? Dia adalah orang yang paling setia dan paling loyal kok dengan pemerintahan Jokowi," tegas Arief. 

Bukan hanya kepada Pemerintahan Jokowi, Arief menilai Luhut juga dikenal sebagai orang yang setia dengan salah satu partai politik. 

Baca juga : Laskar Ganjar Puan: Pernyataan Luhut Rugikan Jokowi

Bisa diartikan Arief tidak sepakat dengan pernyataan yang dikeluarkan Masinton Pasaribu.

"Pernyataan Masinton terhadap Luhut Binsar Pandjaitan perlu dipertanyakan, karena selama ini pak Luhut banyak membantu pak Joko Widodo dalam mensukseskan program-program kampanye," kata Arief. 

Akibat pernyataan ini, Masinton dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Arief Puyuono juga mengaku, konsisten mendorong ide perpanjangan masa jabatan Jokowi dan masa jabatan presiden tiga periode.

Baca juga : Golkar Kaji Serius Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi

"Usulan itu pertama kali saya yang menyuarakan, yang lain kan hanya ikut-ikutan," kata Arief.

Arief mengaku, sudah mendengar Jokowi menolak ide perpanjangan jabatan. Walau demikian, dia tetap merasa bahwa ide itu tetap aktual.

Pasalnya Arief melihat Indonesia sebagai sebuah negara membutuhkan Jokowi untuk terus memimpin pemerintahan. Apalagi sekarang ini, pandemi Covid-19 masih belum selesai. 

Arief menekankan, dirinya khawatir Pemilu 2024 membuat kondisi Indonesia semakin parah. Itu sebabnya dia mendorong agar amendemen UUD 45 dilakukan saja sehingga perpanjangan masa jabatan presiden bisa diwujudkan.

Baca juga : Datang Ke Pengadilan, Masinton Pasaribu Beri Dukungan Buat Azis Syamsuddin

"Penting melakukan amendemen 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden periode tiga kali, tapi harus lewat pilpres," demikian Arief. (MRA)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.