Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pengamat: Saling Isi, Ganjar-Erick Pasangan Ideal

Rabu, 15 Juni 2022 07:47 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mendampingi Presiden Jokowi di Batang. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mendampingi Presiden Jokowi di Batang. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat politik Prof Hotman Siahaan menilai, tingginya elektabilitas duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir dalam setiap survei pasangan capres-cawapres, termasuk survei terbaru dari Charta Politika, terjadi karena keduanya saling mengisi.

"Saya kira pasangan Ganjar- Erick ini cukup ideal, saling mengisi. Ganjar sosok Solidarity Maker, Erick sosok Administrative Maker," ujar Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya itu, Rabu (15/6).

Diuraikannya, sebagai Solidarity Maker, Ganjar punya massa yang luas dan banyak. Sedangkan sebagai Administrative Maker, Erick punya kinerja dengan prestasi hebat di BUMN.

"Masyarakat menilai kedua figur ini dengan dimensinya masing-masing sehingga menaruh pilihan keduanya sebagai pasangan ideal," lanjutnya.

Berita Terkait : Pengamat: Koalisi Semut Merah Bisa Layu Sebelum Berkembang

Prof Hotman pun memperkirakan, elektabilitas duet ini akan terus meningkat. "Apalagi kalau keduanya makin aktif menyapa masyarakat di berbagai lapisan, terutama di grass root," prediksi Prof Hotman.

Dalam survei Charta Politika, simulasi pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Erick Thohir menduduki peringkat teratas.

Elektabilitas pasangan ini unggul cukup signifikan ketimbang dua pasangan lain seperti Anies Baswedan dan Puan Maharani, serta Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menyampaikan, pasangan Anies-Puan hanya mengantongi elektabilitas sebesar 25,3 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Cak Imin hanya sebesar 23,7 persen. "Untuk pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir berada di angka 35,3 persen," ucap Yunarto saat merilis hasil surveinya.

Berita Terkait : Pegiat Medsos: Ganjar-Erick Duet Tepat Teruskan Perjuangan Jokowi

Nama Erick Thohir sendiri terus menjadi buah bibir sebagai salah satu calon potensial untuk 2024. Dalam kategori survei cawapres, ucap Yunarto, mantan Presiden Inter Milan itu terus bercokol di tiga teratas pilihan responden.

Elektabilitas Erick tercatat sebesar 9,8 persen. Meski berada di bawah Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil 16,5, tren elektabilitas Erick terus meningkat, bahkan mengungguli nama-nama lain.

Seperti, Agus Harimurti Yudhoyono (8,8 persen), Khofifah Indar Parawansa (6,4 persen), Puan Maharani (4,2 persen), Airlangga Hartarto (2,6 persen), dan Susi Pudjiastuti (2,1 persen).

 

Yunarto menambahkan, Ganjar dan Erick juga mengalami peningkatan elektabilitas untuk kategori 10 nama calon presiden.

Berita Terkait : Jokowi Minta Ganjar-Erick Penuhi Sarana Produksi Petani

"Erick Thohir mengalami peningkatan. Tingkat kemantapan pilihan responden terhadap nama-nama calon presiden sudah mulai menguat, berada pada angka di atas 50 persen. Pada kategori calon Wakil Presiden, nama Sandiaga Uno berada pada posisi teratas, diikuti berikutnya oleh Ridwan Kamil dan Erick Thohir," bebernya.

Survei Charta Politika dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Terdapat 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi dalam survei yang dilakukan pada Mei-2 Juni 2022. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. ■