Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Saksi Sugiharto Sebut Konsorsium PNRI Pantas Menang Lelang e-KTP
Selasa, 9 Agustus 2022 14:11 WIB
Sebelumnya
“Yang ngasih uang siapa?” tanya Jaksa lagi.
“Andi,” jawab Sugiharto.
Baca juga : Jelang Pilpres, Kosgoro Perkuat Koodinasi Untuk Menangkan Golkar
“Andi itu siapa?” cecar jaksa.
“Saya nggak tahu,” tukas Sugiharto.
Baca juga : Awasi Potensi Intervensi Praperadilan MHM, Petrus Dukung Langkah KPK
Diketahui, anggota konsorsium PNRI terdiri dari lima perusahaan yakni Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), PT Sucofindo (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Quadra Solution dan PT Sandipala Arthaputra.
Mereka menjadi pelaksana proyek e-KTP. Hingga tahun 2013 konsorsium tersebut mampu menyelesaikan 145 juta e-KTP dari target 175 juta.
Baca juga : Saksi Sebut PNRI Menang Berdasarkan Penilaian Objektif
Tidak tercapainya target pencetakan e-KTP, lantaran kurangnya data kependudukan yang disiapkan oleh Kemendagri. Sehingga konsorsium tidak bisa melakukan personalisasi.
Husni Fahmi dan Isnu Edhi Wijaya didakwa Jaksa KPK telah memperkaya diri sendiri, termasuk mantan Ketua DPR Setya Novanto dan pihak korporasi. Mereka dinilai merugikan keuangan negara mencapai Rp 2,3 triliun. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya