Dark/Light Mode

Setelah Viral

Akhirnya, Irjen Fadil Imran Bebaskan Warga Pekanbaru

Minggu, 28 Agustus 2022 06:30 WIB
Masril warga Pekanbaru dibebaskan Polda Metro Jaya melalui restorative justice (Foto: Twitter @f_fathur)
Masril warga Pekanbaru dibebaskan Polda Metro Jaya melalui restorative justice (Foto: Twitter @f_fathur)

 Sebelumnya 
“(Polda Metro Jaya) tanggap membaca situasi dan simpatik,” puji @Pridut. “Alhamdulilah, semoga bisa menjadi pelajaran buat Masril agar bisa melalui medsos,” ujar @james_abdillah.

Akun @Samber_nyawa menilai Kapolda Metro Jaya Fadhil Imran me­mang sangat humanis. Kata dia, meskipun warga banyak curiga Masril dibebaskan karena viral.

“Ternyata melalui restorative justice,” ujarnya.

Baca juga : Lestari Ingin Etika Dan Budaya Warnai Ruang Digital

Akun @RaflesPStp meminta aparat ke­polisian membuat aturan yang jelas dalam menangani kasus yang berkaitan dengan UU ITE. Kata dia, jangan sampai setiap ada laporan dugaan kasus ITE, terduga pelakunya langsung dipenjara.

“Harusnya Polisi menyelidiki secara cermat terlebih dulu terkait berita terse­but,” saran dia.

Akun @FauzBatavis kesal bila perkara yang melibatkan rakyat kecil, terdu­ga pelakunya cepat sekali ditangkap. Bahkan, tidak sampai 3 hari. Tapi kalau pejabat atau yang berbintang, bahkan bulanan baru ditangkap.

Baca juga : Sambut Kemerdekaan, HNW Syukuran Bareng Warga Jakarta

“Ternyata polisi masih tumpul ke atas tajam kebawah,” kritiknya.

Akun @Sulistio mengatakan, Masril hanya memposting ulang di medsos yang sudah banyak beredar. Sehingga, dia mengaku miris dengan kelakuan pihak polisi yang mudah menangkap orang hanya dengan alasan melanggar UU ITE.

Namun, @De_Javu tidak setuju bila Masril dibebaskan melalui restorative justice. Sebab, dikhawatirkan pelaku postingan hoaks semakin banyak.

Baca juga : Festival Kebangsaan Jadi Ajang Gaungkan Nilai-Nilai Pancasila

“Nggak usah aneh, kalau besok-besok postingan hoaks semakin banyak,” kata dia.

Akun @Ndorobbs mengaku kecewa dengan model penanganan kasus Masril oleh Polda Metro Jaya. Kata dia, cara-cara seperti itu tidak akan memberi efek jera bagi pelaku penyebar hoaks.

“Heran dengan perubahan sifat Masril yang terlihat melas saat memakai baju or­ange dan ditahan penyidik di Polda Metro Jaya. Nggak segarang saat di medsos,” kata @Soen_Cak. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.