Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ratusan Perempuan Berkebaya Menari Bersama Di Acara Kebaya Berdansa

Minggu, 28 Agustus 2022 13:46 WIB
Foto: Dok.Komunitas Wanita Berkebaya
Foto: Dok.Komunitas Wanita Berkebaya

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan perempuan dari berbagai komunitas wanita berkebaya yang tergabung dalam koalisi tradisikebaya.id, menari dan berdansa dalam acara Kebaya Berdansa di Tribeca Park, Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (27/8).

Acara tersebut digelar dalam rangka kampanye untuk mendorong masuknya kebaya sebagai warisan budaya tak benda di UNESCO.

Ketua Umum Forum Bhinneka Indonesia (FORBHIN) Karlina Puspa mengaku tidak menyangka animo masyarakat sangat besar.

Berita Terkait : Kebaya Rawan Diklaim Tetangga

Hal ini ditandai dengan banyaknya perempuan berkebaya yang datang di acara Kebaya Berdansa yang di gelar di kawasan Central Park, Jakarta Barat (26/8).

"Hari ini senang sekali ya, ramai diluar dugaan semuanya bergembira dan semuanya memakai kebaya. Dan kebaya ternyata sangat luwes bisa dipakai di event apa saja," ungkap Karlina.

"Harapannya ke depan ayo kita bersama-sama memperjuangkan sampai ke UNESCO dan Kebaya menjadi sah milik Indonesia menjadi ciri khas dan identitas perempuan Indonesia, Kebaya adalah Indonesia," ujarnya. 

Berita Terkait : Pemerintah Diminta Tinjau Rencana Kenaikan Cukai

Turut hadir Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pertahanan dan Hak Asasi Manusia Kantor Staf Presiden RI, Jaleswari Pramodhawardani.

Dalam sambutannya ia mengapresiasi setinggi-tingginya gerakan kampanye Kebaya Goes to UNESCO lewat kegiatan Kebaya Berdansa.

Ia menilai bahwa Kebaya merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas perempuan Indonesia dan tak lekang oleh zaman.

Berita Terkait : Teriakan Puan Presiden Menggema Di Acara Bazar UMKM Kreatif Di Tulang Bawang

"Bagi seorang perempuan, berkebaya tidak saja untuk mengartikulasikan dirinya melalui pakaian, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas mulai dari wujud identitas hingga kecintaan pada budaya bangsa," tuturnya.
 Selanjutnya