Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Pasca Kenaikan Harga BBM Subsidi
Jokowi Minta Pemda Gercep Redam Inflasi
Kamis, 8 September 2022 07:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan berimbas pada naiknya inflasi. Sebab, harga barang-barang kebutuhan pokok ikut terkerek.
Presiden Jokowi memerintahkan para menteri dan kepala daerah bergerak cepat (gercep) menanggulangi inflasi tersebut.
Jokowi menegaskan, Pemerintah tidak akan tinggal diam melihat kenaikan inflasi akibat kenaikan harga BBM.
Baca juga : Di Tengah Krisis Global, Kenaikan Harga BBM Pilihan Rasional
“Saya tidak mau diam. Kita harus intervensi (inflasi). Daerah harus bergerak!” tegas Jokowi, saat menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Jakarta, kemarin.
Pemerintah Daerah (Pemda) diminta memangkas 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU), yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Dana itu diharapkan dapat menutup biaya pengiriman bahan pangan dari sentra produksi ke berbagai wilayah.
Baca juga : Nah, Tarif Ojol Segera Naik
Eks Wali Kota Solo ini menceritakan pengalamannya saat menjadi pemimpin daerah. Jokowi mengaku, mensubsidi biaya transportasi bawang merah saat terjadi kenaikan harga pengiriman.
“Artinya, harga bawang merah di pasar sesuai dengan harga di petani, karena biaya transportasinya ditutup,” kisahnya.
Biaya transportasi tersebut, menurut Jokowi, tidak besar. Sebagai contoh, pengiriman bahan pangan dari Brebes ke Lampung berkisar Rp 3 juta untuk satu truk.
Baca juga : Keadilan Ekonomi Dinikmati Bersama
Karena itu, Jokowi yakin, Pemda di sentra produksi pangan mau membiayai ongkos pengiriman.
“Mana yang banyak telur? Bogor, Blitar. Tutup biaya transportasi,” imbau mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya