Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
Akun @yanto_robbie mendesak Luhut segera menjelaskan ke publik agar program vaksinasi booster kembali dipercaya rakyat. “Ngaco saja nich. Sebaiknya Pak Luhut tunjukkan kalau data itu palsu. Kasih lihat ke media Pak bukti vaksinnya,” ujarnya.
Akun @ardannykey meminta Luhut menjawab bocoran data Bjorka. Sebaiknya Luhut menunjukkan bukti sudah booster supaya tidak jadi fitnah.
Baca juga : MySiloam, Bukti Nyata Strategi Omnichannel
“Ayo semprot Pak itu hacker-nya,” serunya.
“Mungkin dia mendahulukan rakyatnya, masih berusaha positive thinking,” sambung @KakUdinnn.
Baca juga : Jaga Ternak Kita, Wujudkan Sulawesi Bebas PMK
Sementara, @kindangen_putra meminta publik tidak menghakimi Luhut hanya karena belum vaksin booster. Apalagi, data yang disebar Bjorka belum tentu benar. Yang dilakukan Luhut hanya menegaskan aturan. “Kalau dianya sendiri belum atau baru divaksin kan bisa saja faktor kesehatan,” ungkapnya.
Akun @bwebbek menegaskan, sebagai orang yang bukan fans-nya Luhut, jika mengecek data vaksin di aplikasi PeduliLindungi, Luhut sudah vaksin 3 kali
Baca juga : Pak Luhut, Migor Masih Mahal Nih Harganya..!
“Di PeduliLindungi sudah vaksin ketiga kok, coba saja cek. Entah data mana yang benar,” kata @wididaba. “Aku yakin beliau sudah booster,” timpal @ObatBatik. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya