Dark/Light Mode

Pengamat: Dukungan Akbar Ke Anies Bukan Upaya Penggembosan Golkar 

Jumat, 7 Oktober 2022 09:31 WIB
Senior Golkar Akbar Tanjung bersama Capres NasDem Anies Baswedan di acara peresmian Monumen Tritura 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10). (Foto: Istimewa)
Senior Golkar Akbar Tanjung bersama Capres NasDem Anies Baswedan di acara peresmian Monumen Tritura 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Sinergi Data Indonesia (SDI) Barkah Pattimahu, menyatakan manuver Akbar Tanjung yang dimaknai mendukung calon presiden Anies Baswedan pada Pilpres 2024, tak perlu ditanggapi secara berlebihan. Kader Partai Golkar tidak perlu kebakaran jenggot.

“Pernyataan Akbar Tanjung yang dimaknai mendukung Anies sebagai Capres tak perlu ditanggapi berlebihan. Apalagi oleh kader Golkar sendiri. Bagi saya, kader Golkar tak perlu kebakaran jenggot,” kata Barkah dalam keterangannya kepada RM.id, Jumat (7/10).

Menurut Barkah Pattimahu, Akbar Tanjung adalah senior Golkar yang secara tegas dapat dipastikan bahwa dia memiliki darah Golkar.

Saat partai ini mendapat hujatan, Akbar selalu berada di depan dan terbukti berhasil membawa Golkar untuk dapat bangkit dari krisis. Akbar Tanjung tentu sangat mengerti makna pemberian pujian kepada Anies Baswedan.

“Karena Akbar Tanjung adalah senior Golkar, darah beliau Golkar, di saat Golkar dihujat beliau berdiri di depan dan berhasil membawa Golkar bangkit,” nilainya.

Baca juga : Waketum Golkar: Dukungan Akbar Ke Anies Perlu Di-Clear-kan

Karena itu, kader Golkar tidak perlu buru-buru menyimpulkan dan curiga bahwa pujian oleh Akbar Tanjung terhadap Anies adalah upaya untuk menggembosi Airlangga Hartato dan Golkar.   

“Kalau ada kecurigaan kader Golkar bahwa ini upaya menggembosi Airlangga Hartato dan Golkar maka kecurigaan itu harus dihilangkan. Akbar Tanjung tahu apa yang beliau lakukan,” katanya.

Barkah justru melihat, apa yang dilakukan Akbar Tanjung adalah sebagai arsitek yang akan merintis jalan penghubung antara Anies dengan Partai Golkar. Meski tidak dapat dipastikan, apakah ini kreasi individu Akbar atau justru kreasi kolektif elite di Partai Golkar.

Sebab tentunya, untuk membangun komunikasi politik dengan Anies tidak mungkin dapat diberikan oleh Agung Laksono atau Aburizal Bakrie sekalipun.

“Saya melihat Akbar Tanjung sebagai arsitek yang sedang merintis jembatan Anies dengan Golkar. Dapur politik Golkar tak ada yang tahu, apakah ini kreasi individu Pak Akbar Tanjung atau kolektif elite Golkar, segalanya mungkin terjadi," sebutnya.

Baca juga : Puan Senada Dengan Jokowi

“Saya kira tak ada yang tak mungkin kalau Golkar pada akhirnya akan mengusulkan Anies sebagai capres karena relasi koalisi KIB dengan Anies sudah terpola sebelumnya,” nilai Barkah.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, secara mengejutkan mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024. 

Dukungan Akbar terhadap Anies Baswedan disampaikan saat dirinya mengikut acara peresmian Monumen Tritura 66 oleh Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu 5 Oktober 2022. Monumen ini memang telah direlokasi oleh Anies dari kawasan Kuningan ke Taman Menteng, Jakarta Pusat.

Dukungan Akbar sangat mengejutkan. Sebab sebelumnya politisi senior Golkar itu menyatakan kesiapan membantu menyosialisasikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Saat mengikuti agenda peresmian Tritura 66. Akbar justru memuji berbagai prestasi Anies Baswedan selama ini. Termasuk sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca juga : Kepala BPIP: Ulama Dan Santri Aceh Pejuang Tegaknya Pancasila

“Karena itu saya juga pakai baju kuning, karena saya juga dukung beliau (Anies Baswedan) sebagai calon presiden,” kata Akbar di acara peresmian Monumen Tritura 66 yang direlokasi ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10).

Mantan Menpora ini ini punya kalkulasi soal Anies. Dia memprediksi peluang Anies untuk terpilih sebagai presiden 2024 sangat kuat. Akbar juga memuji Anies sebagai sosok pintar karena berlatar akademisi. Anies juga disebut memiliki pemikiran jauh ke depan tentang pembangunan Indonesia.

“Tepat beliau jadi gubernur dan lebih tepat lagi beliau jadi presiden,” kata Akbar. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.