Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Eksklusif Dengan Dirut Pertamina, Nicke Widyawati
Kami Aktif Mengembangkan Bisnis Baru EBT
Sabtu, 29 Oktober 2022 07:50 WIB
Sebelumnya
Kerja sama Pertamina dengan Inpex Corporation (Inpex) berencana menjajaki peluang pengembangan bersama pasokan Clean-LNG dan Clean-Gas dari terminal LNG Bontang. Kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Mitsubishi Coorporation, dalam pengembangan Blue/Green Hydrogen dan Blue/Green Ammonia di Indonesia.
Kolaborasi dengan berbagai perusahaan, baik nasional maupun global, diperlukan untuk mencapai target NZE. Terutama untuk mengatasi tantangan transisi energi dari sisi investasi, operasional, dan belanja modal.
Pertamina menjalankan operasi dan bisnis migas terintegrasi secara masif. Bagaimana penerapan dekarbonisasi di Pertamina?
Untuk memastikan implementasi dekarbonisasi, Pertamina telah mengembangkan Key Performance Indicator (KPI) pada seluruh Subholding-nya untuk mencapai target dekarbonisasi. Perencanaan jangka panjang Pertamina juga sudah sejalan dengan pengembangan Bisnis Hijau dan inisiatif dekarbonisasinya.
Baca juga : Target Jadi Bank Terbaik & Terbesar di Asia Tenggara
Pertamina mengalokasikan CAPEX (Capital Expenditure) sebesar 14 persen untuk Energi Bersih, Baru, dan Terbarukan (EBT). Komitmen Pertamina ini sejalan dengan upaya pemanfaatan sumber daya dalam negeri untuk memasok energi dalam negeri menuju pembangunan hijau dan dekarbonisasi. Ini jauh lebih tinggi dari rata-rata investasi International Oil Company di EBT sebesar 4,3 persen. Pertamina menargetkan untuk meningkatkan bauran produk EBT dari 1 persen pada tahun 2021 menjadi 17 persen pada tahun 2030.
Pertamina juga sudah melaksanakan program penurunan emisi yang mengacu pada Indonesia Nationally Determined Contribution (NDC): Pencapaian Penurunan Emisi Pertamina 2010-2021 sudah mencapai 29 persenmencapai target 2030 dari NDC Indonesia.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kami telah menyusun roadmap untuk target NZE sesuai dengan target pemerintah, yaitu 2060 atau lebih cepat. Roadmap Pertamina NZE ini mencakup rencana strategis jangka panjang perusahaan yang selaras dengan aspirasi dekarbonisasi dan bisnis energi bersih dan hijau.
Seberapa penting keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan Net-Zero?
Baca juga : Top, Nicke Widyawati Raih Penghargaan Most Powerful Women 2022
Keterlibatan masyarakat juga memainkan peran kunci dalam Pertamina Renewable Business, karena pada akhirnya pelangganlah yang akan memilih produk yang akan mereka gunakan. Pertamina akan berkolaborasi dengan setiap komunitas dan memberikan edukasi kepada pelanggannya mengenai produk Green Business baru. Pertamina juga terus menjaga keterlibatan masyarakat, dengan target meningkatkan akses berbasis masyarakat terhadap energi bersih dan modern di Indonesia, sesuai dengan SDGs nomor 1, 4, 7, 14, dan 15.
Untuk memastikan kegiatan terkait keberlanjutan Sosial & Lingkungan tetap berjalan dengan baik dan mendukung Net Zero Emission, Pertamina memiliki kerangka kerja berupa empat pendekatan adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat. Pertama, penghijauan, yaitu program peningkatan dan pemeliharaan tutupan vegetasi, termasuk program budidaya mangrove. Hal ini juga akan mendorong target NZE melalui nature based Solutions.
Kedua, penggunaan EBT, konservasi dan penghematan energi dalam pembangunan masyarakat seperti elektrifikasi desa menggunakan PLTS dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Ketiga, pengelolaan limbah, dengan pemanfaatan limbah padat dan cair yang digunakan untuk pupuk dan energi. Dan keempat, budidaya pertanian dengan emisi GRK rendah dan pencegahan kebakaran hutan lahan.
Dukungan apa yang Anda butuhkan dari Pemerintah dan pemangku kepentingan utama lainnya dalam mendorong Net-Zero?
Baca juga : Nicke Widyawati, Tokoh Ketahanan Energi Nasional
Kebijakan Pemerintah yang efektif diperlukan untuk mencapai mencapai NZE, dan untuk membantu memperkuat ketahanan iklim di seluruh negara. Pemerintah dan pemangku kepentingan utama lainnya dapat membantu mempercepat kemajuan dengan memastikan beberapa program. Seperti, pertama, program penelitian dan pengembangan teknologi pemerintah, yang dapat mendorong kemajuan dalam tekpnologi energi bersih dan membawanya ke penggunaan komersial. Kedua, program sukarela, seperti Pahlawan Energi di Indonesia, bekerja sama dengan bisnis untuk mengurangi emisi, seringkali dengan pengakuan publik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya