Dark/Light Mode

Akhir Pelarian Bupati Mamberamo Tengah

Kerabat Nyusul Ke KPK, Ricky Acungkan Jempol

Selasa, 21 Februari 2023 07:30 WIB
Tersangka Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (tengah), ditahan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin. Ricky Ham Pagawak ditahan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah pengerjaan proyek di Mamberamo Tengah tahun 2013-2019. Ricky yang sempat menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) selama 7 bulan dan sempat kabur ke Papua Nugini, ditangkap di Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (29/2) sore. (Foto: Tedy Kroen/RM).
Tersangka Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (tengah), ditahan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin. Ricky Ham Pagawak ditahan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah pengerjaan proyek di Mamberamo Tengah tahun 2013-2019. Ricky yang sempat menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) selama 7 bulan dan sempat kabur ke Papua Nugini, ditangkap di Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (29/2) sore. (Foto: Tedy Kroen/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerabat Ricky Ham Pagawak berbondong-bondong terbang ke Jakarta untuk menjenguk Bupati Mamberamo Tengah itu. Namun tak diperkenankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ricky ditangkap setelah buron selama tujuh bulan. Dia diring­kus di tempat persembunyiannya di Abepura, Jayapura, Papua. Sempat bermalam di markas Korps Brimob Polda Papua, tersangka korupsi itu diboyong ke Jakarta kemarin pagi.

Mendengar Ricky dibawa ke markas KPK, keluarganya pun menyusul.

Baca juga : Buron 7 Bulan, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak Ditangkap KPK!

“Kami langsung ke sini setelah membaca berita bahwa beliau ditangkap polisi dan dibawa ke Jakarta,” kata perempuan yang mengaku adik sepupu Ricky saat ditemui di depan Gedung Merah Putih KPK.

Menurutnya, ada kerabat lain yang juga menyusul ke Jakarta dari Yogyakarta.

Wanita paruh baya ini menuturkan, terbang dari Bandara Sentani, Jayapura, menggunak­an pesawat Citilink. Sementara rombongan Ricky dan penyidik KPK naik pesawat Garuda pukul 08.25 waktu setempat.

Baca juga : Seni dan Budaya Mampu Perkuat Semangat Kebangsaan

Kehadiran keluarga di KPK se­bagai bentuk dukungan terhadap Ricky. Namun wanita yang men­genakan baju berkelir putih ini tak sempat bertemu Ricky. Sebab, Ricky tiba lebih dulu di KPK.

Lantaran tidak bisa bertemu, keluarga memutuskan menginap di Jakarta. Menunggu diperkenankan membesuk Ricky di rutan KPK. “Kami akan hubungi beberapa keluarga yang ada di Jakarta,” katanya.

Tadi malam, KPK memutuskan menjebloskan Ricky di rutan. Ketua KPK Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Firli Bahuri menjelaskan proses penangkapan buronan ini.

Baca juga : Bupati Mamberamo Tengah Belum Pernah Diperiksa KPK

Bermula pada Sabtu, 18 Februari 2023, pihaknya mendapat informasi Ricky masuk ke Indonesia lewat jalur darat dari Papua Nugini. Ricky lalu bersembunyi di wilayah Abepura dengan ban­tuan warga lokal.

Setelah satu hari mengintai, tim bergerak ke lokasi persem­bunyian Ricky pada Minggu, 19 Januari 2023. Sekitar pukul 15.00 WIT, dilakukan penangkapan ter­hadap warga lokal yang disinyalir menjadi penghubung Ricky.

“Pihak penghubung orang sipil yang sudah diketahui dan diperiksa. Pokoknya dia sudah membantu KPK,” kata Firli.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.