Dark/Light Mode

Pandu Digital Dan Kick Off Literasi Digital Dukung Tenaga Pendidik Di Sumbar

Selasa, 27 Juni 2023 15:58 WIB
Literasi digital dan pandu digital yang digelar untuk para guru dan tenaga pendidik di Sumatera Barat. (Foto: Dok. Kemenkominfo)
Literasi digital dan pandu digital yang digelar untuk para guru dan tenaga pendidik di Sumatera Barat. (Foto: Dok. Kemenkominfo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) menyelenggarakan kegiatan Literasi Digital Sektor Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, akhir pekan lalu.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Sumatra Barat dan diikuti oleh kurang lebih dari 250 peserta luring dan 330 peserta daring yang terdiri dari kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik dari semua jenjang pendidikan di Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga : Lacak Uang Lukas Di Kasino, KPK Koordinasi Dengan Lembaga Antikorupsi Singapura

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif dan produktif serta berkarakter sehingga dapat meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill sehingga dapat memaksimalkan manfaat dari internet dan meminimalisir dampak negatif internet.

Kemenkominfo berkolaborasi dengan sejumlah lembaga pendidikan dan Perguruan Tinggi di Indonesia untuk melakukan literasi kepada masyarakat di sektor pendidikan mengenai materi yang didasarkan pada 4 pilar utama Literasi Digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

Baca juga : Meriah, Perayaan Bulan Bung Karno Dan Deklarasi Dukungan Ganjar Di San Francisco

Kegiatan dibuka dengan acara seminar yang diawali sambutan dari Perwakilan Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pendidikan, Frida Aprilia dalam sambutannya menuturkan bahwa literasi digital sangat berkaitan erat dengan kemampuan penggunanya.

Terdapat kemampuan dalam menggunakan teknologi sebijak mungkin demi menciptakan interaksi dan komunikasi yang positif.

Baca juga : Bank Mandiri Dan SPE Solution Dukung Transformasi Digital Bagi BPR/BPRS

“Literasi digital akan menciptakan sebuah tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis dan kreatif, sehingga mereka tidak akan mudah tertipu yang berbasis digital seperti menjadi korban informasi hoaks dan sebagainya.” ujar Frida dalam keterangannya, Selasa (27/6).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.