Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alex Marwata Sebut Firli Tak Penah Divonis Langgar Etik, Fahri Hamzah: Habis Sudah KPK!
Kamis, 12 September 2019 14:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Capim KPK petahana, Alexander Marwata, mengaku tak tahu soal konferensi pers yang digelar komisinya tentang pelanggaran kode etik berat eks Deputi Penindakan Irjen Firli Bahuri. Sebab, pihak Humas KPK tak pernah memberitahukan hal itu ke dirinya.
"Setelah kejadian konpers kemarin, saya kirim WA ke jubir KPK Febri, (bertanya) ini dari mana? Kenapa konpers sementara pimpinan lain di kantor tidak diberitahu atau saya tidak tahu karena saya tidak buka grup WA Pimpinan dan Humas," ujar Alex dalam fit and proper test capim KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9).
Alex bilang, Firli belum dijatuhi putusan atas pelanggaran kode etik karena melakukan pertemuan mantan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) juga Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar. Sebab, dugaan pelanggaran kode etik ini baru ditangani Pengawas Internal. Seharusnya dari PI, dugaan pelanggaran kode etik dilanjutkan pemeriksaannya oleh Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP).
Baca juga : Teriknya Matahari Tak Halangi Warga Saksikan Pemakaman Habibie
"Mekanismenya adalah memeriksa diduga yang melakukan pelanggaran oleh DPP. Tapi sebelum proses itu berjalan proses persidangan, yang bersangkutan ditarik," beber eks hakim adhoc Pengadilan Tipikor itu.
Karena belum ada ketok palu putusan pelanggaran kode etik berat, tidak ada sanksi atau hukuman yang diberikan kepada Firli. Dia diberhentikan dengan hormat, karena institusi asalnya, yakni Polri memintanya dikembalikan.
Di luar prosedur internal KPK itu, lima pimpinan KPK yakni Alex, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Saut Situmorang dan Basaria Pandjaitan disebut sudah melakukan klarifikasi langsung ke Firli. Dari keterangan Firli, pimpinan KPK diklaim Alex sepakat memberikan peringatan ke Firli. "Kami berlima sepakat diberikan peringatan," tandasnya.
Baca juga : Irjen Firli: Saya Tak Pernah Langgar Kode Etik
Terpisah, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyesalkan sikap KPK yang membeberkan pelanggaran etik calon pimpinan komisi antirasuah, Irjen Firli Bahuri, kemarin. Padahal, Firli menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and propertest) di Komisi III DPR hari ini.
Menurut Fahri, ini menunjukkan kebencian KPK terhadap Polri. "Kasus Budi Gunawan kembali terulang. KPK sangat benci dengan Polri," ujar Fahri kepada rmco.id.
Dulu, KPK mentersangkakan BG ketika dia menjalani fit and propertest untuk menjadi Kapolri. "Dengan begitu meyakinkannya dituduh dan difitnah, padahal sedang di fit and propertest di DPR, dengan pembeberan barang bukti yang dramatis, Tapi akhirnya omong kosong dan kalah di praperadilan. Sekarang kasus itu terulang kepada Firli," Fahri mengingatkan.
Baca juga : Mahfud MD Sebut Habibie Pria Berotak Jerman Berhati Makkah
Menurut dia, langkah KPK itu menunjukkan, komisi yang kini dipimpin Agus Rahardjo cs itu bermain politik. "Habis sudah KPK. Semakin kentara sebagai gerakan politik," tandas Fahri. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya