Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Jenguk Cak Nun, Bukti Presiden Tak Dendam Ke Pengkritik

Senin, 10 Juli 2023 08:58 WIB
Presiden Jokowi saat menjenguk Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi saat menjenguk Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedatangan Presiden Jokowi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta untuk menjenguk budayawan sekaligus cendekiawan Muslim Emha Ainun Nadjib atau akrab dipanggil Cak Nun mendapat banyak apresiasi. Sebab, Cak Nun selama ini cukup keras mengkritik Jokowi. Dengan datang menjenguk, bukti Presiden tak dendam ke pengkritiknya.

Kamis (6/7) siang, Cak Nun dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Suami artis senior Novia Kolopaking itu dikabarkan mengalami pendarahan otak dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Presiden yang sedang berada di Yogyakarta menyempatkan diri menjenguk Cak Nun. Ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Jokowi tiba di rumah sakit pukul 10.30 WIB.

Iring-iringan mobil bergerak perlahan ketika memasuki halaman rumah sakit. Presiden sempat menyapa warga sekitar yang berdiri berjejer di pinggir jalan. Mereka terlihat antusias menyambut kehadiran Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi terlihat membagikan sejumlah kaos untuk warga yang menyambut kedatangannya. Beberapa Paspampres, berjaga di luar mobil untuk menjaga keamanan.

Lantaran ada kunjungan dari Presiden Jokowi, seluruh pintu masuk RSUP Dr Sardjito ditutup. Pengunjung lain harus lewat pintu belakang. Jokowi yang mengenakan kemeja putih, masuk melalui pintu lobi dan menuju ruang Cak Nun dirawat di Gedung Bedah Sentral Terpadu RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Baca juga : KPK: Nggak Ngaruh, Tanpa Endar Proses Penyelidikan Tak Terganggu

Sayangnya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak bisa menemui Cak Nun secara langsung. Sebab, budayawan itu masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Dr Sardjito. Hal itu membuatnya belum diperkenankan untuk dijenguk di dalam ruangan.

Namun, kehadiran Jokowi dan rombongan disambut oleh istri Cak Nun, Novia Kolopaking. Mereka sempat bertukar kabar soal kondisi kesehatan sang budayawan. Setelah 15 menit, Jokowi dan rombongan pamit.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan membenarkan bahwa Presiden datang untuk membesuk Cak Nun. Namun kunjungannya hanya singkat dan tidak bisa bertatap muka dengan Cak Nun. “Beliau hanya ditemui keluarga Cak Nun, yaitu istri dan anaknya,” kata Banu.

Sementara, dokter pribadi Cak Nun, Eddy Supriyadi menjelaskan bahwa kondisi kesehatan sastrawan sekaligus intelektual Muslim asal Jombang itu sudah membaik. Namun, Cak Nun masih butuh istirahat di rumah sakit. “Mohon doa dan dukungan dari teman-teman semua,” ujar dia.

Menanggapi kunjungan Presiden ke RSUP Dr Sardjito, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ade Irfan Pulungan menyebutkan bahwa sikap tersebut menjadi contoh yang harus diteladani masyarakat.

Seperti diketahui, Cak Nun sering kali melontarkan kritikan pedas kepada Jokowi. Namun, hal itu tidak menjadikannya sebagai musuh. Semua kritikan justru dianggap Jokowi sebagai pemacu semangat untuk berbuat yang lebih baik.

Baca juga : Ketemu Anak-anak Papua, Presiden Ditanya IKN

“Ini menunjukkan sikap arif presiden kepada siapapun yang selalu mengkritik dan menghujat dan mencaci maki. Beliau tetap bekerja dan menjadikan itu sebagai masukan dan beliau tidak dendam atau menganggapnya sebagai permusuhan,” kata Ade Irfan saat dihubungi tadi malam.

Ade menjelaskan, di tengah usaha pemerintah membangun bangsa Indonesia, banyak pihak yang berseberangan dengan Jokowi melontarkan kritik keras. Bahkan cenderung merendahkan.

Namun kata Ade, Jokowi tetap legowo dan tidak membalas. Ia pun salut dengan sikap tersebut karena Presiden memiliki kedewasaan berpikir dalam bertindak maupun berpolitik.

“Ini menjadi contoh bagi kita semua karena Presiden tetap santun dan mengedepankan pikiran positif. Tidak banyak orang yang bisa seperti itu,” jelasnya.

Dia pun berharap dengan kehadiran Jokowi menjenguk Cak Nun, menjadi sinyal kepada pihak lain bahwa Presiden bukan orang yang mudah marah. Ade juga menyampaikan doa, agar Cak Nun cepat pulih dan kembali melakukan serangkaian kajian keagamaan dan kebudayaan seperti yang rutin dilakukannya selama ini.

“Semoga dengan kehadiran Pak Jokowi di rumah sakit menambah semangat kepada keluarga dan Pak MH Ainun Najib sadar dengan apa yang sudah dia lakukan. Karena Pak Jokowi tidak seperti yang dia duga,” pungkasnya.

Baca juga : Declan Rice Bakal Jadi Pemain Termahal Di Inggris

Seperti diketahui, di beberapa kesempatan Cak Nun sering memberikan kritik pedas terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Bahkan Cak Nun pernah menyamakannya dengan Firaun.

Pernyataan itu pun sempat viral di media sosial dan menjadi trending topic di Twitter. Hingga menjadi sorotan publik dan meluas. Hal itu akhirnya diklarifikasi oleh Cak Nun.

Dia mengaku tergelincir dalam kesalahan. Cak Nun secara terbuka mengakui kesalahannya dan meminta maaf. “Itu di luar rencana saya dan sama sekali di luar kontrol saya. Makanya tadi saya bikin video sama Sabrang, judulnya Mbah Nun Kesambet,” aku Cak Nun kala itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.