Dark/Light Mode

Survei NEW INDONESIA: Prabowo Melesat, Ganjar Stagnan, Anies Jeblok

Selasa, 25 Juli 2023 06:04 WIB
Elektabilitas calon presiden. (Foto: Ist)
Elektabilitas calon presiden. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Seiring dengan itu, arah dukungan Presiden Jokowi pun tampak bergeser dari sebelumnya mendukung Ganjar kini beralih condong kepada Prabowo. “Jokowi ingin memastikan capres yang bisa menjamin keberlanjutan program dan menang Pilpres,” jelas Andreas.

Bagi Jokowi, keberlanjutan adalah harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Siapa capres yang mendukung keberlanjutan akan di-endorse, dan tentu saja yang bisa memberikan jaminan berupa loyalitas dan kesetiaan terhadap prinsip keberlanjutan tersebut.

“Prabowo sebagai ketua umum Gerindra, dari sebelumnya rival dua kali dalam Pemilu 2014 dan 2019 kini bergabung dalam kabinet, berpotensi lebih besar mengarahkan dukungan pemilih ketimbang Ganjar yang hanya berstatus petugas partai di PDIP,” terang Andreas.

Baca juga : Rekor Tingkat Kepuasan, Jokowi Jadi Penentu Capres 2024

Meningkatnya elektabilitas Prabowo yang disertai dengan jebloknya Anies juga menunjukkan terjadi migrasi pemilih. “Prabowo yang pernah satu kubu dengan Anies menjadi opsi terbaik di tengah ketidakpastian nasib Anies bakal nyapres atau tidak,” Andreas melanjutkan.

Di luar tiga besar, nama-nama seperti Ridwan Kamil (5,0 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (4,7 persen) masih merajai bursa. Berikutnya ada Puan Maharani (4,2 persen), Sandiaga Uno (3,8 persen), dan Erick Thohir (3,3 persen).

Selain itu ada pula Khofifah Indar Parawansa (2,3 persen), Airlangga Hartarto (1,7 persen), Mahfud MD (1,3 persen), dan Yenny Wahid (1,1 persen). “Putera sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, masuk bursa capres dengan elektabilitas 1,0 persen,” papar Andreas.

Baca juga : Gerindra Melejit, Ancam Gagalkan PDIP Cetak Hattrick

Sejumlah nama tersebus diprediksi bakal bertarung memperebutkan tiket calon wakil presiden. “Sandi misalnya didorong PPP untuk berpasangan dengan Ganjar, sedangkan PAN mengusulkan Erick kepada Prabowo,” pungkas Andreas.

Sisanya ada nama-nama seperti Andika Perkasa (0,8 persen) dan Muhaimin Iskandar (0,7 persen), sedangkan nama-nama lain memiliki elektabilitas yang sangat kecil. Masih ada 6,4 persen yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

Survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 5-12 Juli 2023 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.