Dark/Light Mode

Dukung Inovasi Universitas, Editage Gelar Indonesia Research Summit

Jumat, 1 Maret 2024 17:04 WIB
Gelaran Indonesia Research Summit 2024 di Ritz Charlton, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (29/2/2024). (Foto: Istimewa)
Gelaran Indonesia Research Summit 2024 di Ritz Charlton, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (29/2/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Editage, bagian dari Cactus Communications, menggelar ‘Indonesia Research Summit 2024’ yang bertujuan mendukung posisi Indonesia dalam memperkuat penelitian dan inovasi di kancah global.

Acara ini menarik banyak perhatian dari para peneliti dan akademisi terkemuka yang mewakili lebih dari 20 universitas bergengsi di Indonesia.

Konferensi ini menunjukkan kesuksesan dengan berkumpulnya para peserta untuk meningkatkan dan meningkatkan kaliber dan volume publikasi penelitian akademis di negara ini.

Dalam sambutannya, Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbud Ristek Prof Nizam menjelaskan, publikasi riset ilmiah di Indonesia saat ini sudah sangat luar biasa dalam hal jumlah yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi.

"Kualitas publikasi masih sangat perlu ditingkatkan. Penting untuk memastikan jurnal tempat kita mempublikasi riset ilmiah memiliki kualitas baik sehingga reputasi perguruan tinggi di Indonesia dan para dosen bisa ditingkatkan ke kancah global," ujar Nizam dalam keterangannya, di Ritz Charlton, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Untuk memperkuat publikasi nasional tersebut, pemerintah sangat mendorong riset kolaborasi baik antar perguruan tinggi Indonesia dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Baca juga : Resmikan HRS Pertama di Indonesia, PLN Banjir Apresiasi

“Saya mengapresiasi Editage yang telah menyelenggarakan program Indonesia Research Summit dengan tujuan mendorong riset berkualitas dan mengkomunikasikan riset tersebut ke publikasi bereputasi dan berkelas dunia," ucap Nizam.

Ia berharap lewat kolaborasi erat antara kampus, penerbit dan lembaga-lembaga seperti Editage ini akan memperkuat dan meningkatkan mutu publikasi secara nasional serta menjaga kuantitas yang telah kita hasilkan selama ini.

"Kualitas harus kita tingkatkan dan juga relevansinya bagi kemajuan Iptek di Indonesia dan kemajuan pembangunan di tanah air,” ujar Nizam.

Acara ini juga menghadirkan diskusi panel bersama dengan para akademisi bertajuk Meningkatkan Dampak Penelitian Universitas di Kancah Global.

Panelis yang hadir dalam diskusi ini antara lain Prof. Agus Haryono, M.Si.- Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN; Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos.,M.Si.Rektor Universitas Sumatera Utara; Prof. Dr. Anuraga Jayanegara, S.Pt., M.Sc.

Hadir pula Direktur Kajian Strategis dan Reputasi Akademik, Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr .Juneman Abraham, S.Psi.,M.Si.- Wakil Rektor Riset & Alih Teknologi Binus University.

Baca juga : Dukung Pendidikan Berkualitas, Asabri Gelar Program Dedikasi Bagi Duta Edukasi

Para panelis menekankan pentingnya menumbuhkan reputasi positif universitas untuk menarik talenta terbaik dan meningkatkan nilai universitas di mata investor.

Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan reputasi universitas dan berkontribusi dalam menarik talenta dan investasi, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan akademik dan ekonomi.

Sementara itu, Global Head of Marketing Editage Ruchi Chauhan mengatakan, Editage telah mendukung lebih dari 35.000 jurnal dan penelitian di seluruh dunia selama lebih dari dua dekade.

"Komitmen kami terhadap kualitas terbaik telah memantapkan langkah kami untuk berkolaborasi dengan para peneliti, universitas, dan institusi di Indonesia untuk meningkatkan diseminasi publikasi penelitian akademis," ujarnya.

Melalui rangkaian layanan kami yang komprehensif, kami bertujuan memberdayakan akademisi agar dapat terus menghasilkan penelitian berkualitas tinggi dan berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.

Ia berharap dengan kolaborasi ini dapat memperkuat sinergi kami dengan komunitas peneliti serta berkontribusi untuk keberhasilan mereka kedepannya.

Baca juga : Dukung Kemandirian Alumni, Universitas Widyagama Malang Rilis IKKN

Director Marketing (Japan & Korea) Makoto Yuasa mengatakan, Cactus Communications mengatakan, di tengah kolaborasi dinamis antara Jepang dan Indonesia untuk mendorong penelitian, Editage akan terus memperkuat keterlibatannya dalam memperluas ekosistem penelitian Indonesia.

Menurutnya dengan adanya pertukaran pengetahuan antar negara akan semakin menumbuhkan keunggulan akademis dan mendorong inovasi lebih lanjut.

"Melalui komitmen berkelanjutan dan rangkaian layanan komprehensif kami, kami bertujuan untuk memberdayakan peneliti, mendukung institusi akademik, dan mengkatalisis perubahan positif dalam komunitas ilmiah," ujar Makoto.

Hingga saat ini, institusi ternama seperti Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sumatera Utara, Fakultas Kedokteran UGM, dan Jurnal Kedokteran Indonesia telah bermitra dengan Editage.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.