Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah pandemi Corona yang korbannya kian hari kian bertambah, banyak kepala daerah yang ngomongnya ngawur. Siapa saja mereka?
Pertama, Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Ridho Yahya. Kengawurannya itu terekam dalam video yang belum lama ini viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2.33 menit itu, Ridho menyebut tak akan meliburkan sekolah dan PNS di masa wabah corona.
Baca juga : Tameng Sri Mulyani Akan Dilucuti DPR
Alasannya, kalau pun sekolah dan PNS diliburkan, corona tetap ada. “Aku tanya sekarang, dengan libur, apakah libur sekolah penyakit tidak ada? Penyakit corona tak ada? Coba apa ada penelitian, libur anak sekolah penyakit ini berkurang, corona berkurang?” tanya Ridho kepada wartawan yang mewawancarainya.
Seperti menyepelekan, Ridho mengatakan, manusia tidak perlu takut terhadap penyakit. Penyakit harus dihadapi. Penyakit, kata dia, walaupun dihindari, akan tetap terjadi. “Kenapa kita takut menghadapinya?” tanya Ridho lagi.
Baca juga : Tito ke Kepala Daerah yang Lakukan Pemblokiran Jalan: Buka!
Ridho sebelumnya juga mengkritik langkah pemerintah pusat yang meliburkan pegawai dan menutup fasilitas umum di Jakarta. Langkah itu disebutnya membuat masyarakat takut dan panik. Tugas pemimpin, katanya, membuat masyarakat tenang. “Kita ada demam berdarah, flu burung, biasa bahkan tenang saja, semestinya kita buat tenang saja masyarakat, jangan malah bikin bergejolak,” kritik Ridho.
Dengan congkak, Ridho menyebut, kalau takut dengan corona, sama saja takut terhadap Tuhan. “Masa garagara corona salaman saja tidak boleh, kenapa harus takut,” dia sesumbar. Tapi nyatanya, dia meliburkan juga sekolah dan aktivitas perkantoran. Kota Prabumulih masuk zona merah setelah empat warganya positif terpapar corona.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya