Dark/Light Mode

Wanti-wanti Imin, Muktamar NU Jangan Dikotori Politik Uang

Senin, 27 Juli 2026 07:45 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di PKB Run, Minggu (26/7/2026). (Foto: Instagram/cakiminnow)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di PKB Run, Minggu (26/7/2026). (Foto: Instagram/cakiminnow)

 Sebelumnya 
Ia berharap konflik elite yang selama ini kerap mewarnai dinamika internal NU dapat diakhiri karena dinilai mencederai kehormatan organisasi. "Marwah NU telah tercabik-cabik. Kita semuanya malu. Marwah NU tidak lahir dari besarnya panggung, tetapi dari besarnya manfaat. Peradaban tidak dibangun dengan meninggalkan umat, melainkan dengan memuliakan umat," tegasnya. 

Diketahui, sejumlah nama mulai disebut dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Di antaranya Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Menteri Haji KH Irfan Yusuf Hasyim, KH Zulfa Mustofa, KH Yusuf Chudlori, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Tebuireng, KH Abdussalam Sohib Denanyar, hingga petahana KH Yahya Cholil Staquf. 

Meski bursa menghangat, panitia menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan pelaksanaan muktamar berjalan lancar. Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan sebanyak 3.370 kamar telah disiapkan untuk menampung ribuan peserta dari berbagai daerah. 

Baca juga : KPK Sita Rp 4 M Di Rumah Kepala Dinas PUPR Bengkulu

"Seluruh kebutuhan mulai dari akomodasi, konsumsi, tempat persidangan, transportasi, hingga pengamanan terus kami matangkan demi kenyamanan muktamirin," kata Gus Ipul. 

Panitia juga menyiapkan layanan konsumsi berupa tiga kali makan dan dua kali makanan ringan setiap hari. Untuk pengamanan, sekitar 200–400 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) akan disiagakan di sejumlah titik strategis. 

Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan muktamar. 

Baca juga : Badiul Hadi: Bukan Pada Regulasi, Tapi Implementasinya Lemah

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU Prof. Mohammad Nuh menilai, pelaksanaan muktamar di Tambakberas memiliki makna simbolis yang mendalam. Setelah memasuki usia satu abad, NU dinilai sedang "pulang" kepada para muassis atau pendiri organisasi. 

"Sudah 100 tahun, sekarang kita kembali kepada muassis. Lokasi di Tambakberas ini menjadi momentum untuk bersilaturahmi kepada para muassis," ujar Prof. Nuh. 

Ia berharap Muktamar berlangsung dalam suasana sejuk, guyub, dan penuh kegembiraan, namun tetap berkualitas dan bermartabat. "Bagi orang tua, yang tidak disukai adalah ketika anak-anaknya bertengkar. Karena itu, muktamar di tempat para muassis ini harus berlangsung gembira dan sejuk," harapnya. 

Baca juga : Daniel Johan: Semangat Prabowonomics Untuk Kesejahteraan Rakyat

Di sisi lain, Komisi Bahtsul Masail Maudhu'iyah juga menyiapkan pembahasan sejumlah isu aktual yang menjadi perhatian publik. Di antaranya, konsep pajak berkeadilan, fenomena penyimpangan seksual termasuk LGBTQ, serta mekanisme i'adatun nadzar atau peninjauan ulang keputusan fikih. 

Pemkab Jombang sendiri telah membentuk tim khusus untuk mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan teknis. Mulai dari perbaikan akses jalan menuju lokasi muktamar, penambahan penerangan jalan umum, penyediaan toilet portabel, layanan kesehatan, hingga rekayasa lalu lintas di kawasan Tambakberas. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo mengatakan seluruh fasilitas penunjang ditargetkan selesai sebelum ribuan peserta dan tamu mulai berdatangan ke Jombang. "Harapannya, berbagai kebutuhan yang masih menjadi kendala bisa segera difasilitasi," ujar Agus Purnomo. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.