Dark/Light Mode

Dana BAKTI Dapat Dimanfaatkan untuk Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 11:34 WIB
Ilustrasi rakyat yang tengah kesusahan (Grafis: Mice)
Ilustrasi rakyat yang tengah kesusahan (Grafis: Mice)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ombudsman menyarankan pemerintah mengalihkan dana universal service obligation (USO) senilai Rp 3,16 triliun untuk penanganan Covid-19. Saat ini, dana tersebut dikelola Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). 

Komisioner Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan, seharusnya Menteri Keuangan dapat segera menarik dana yang dikelola Badan Layanan Umum (BLU) BAKTI. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk penanggulangan Covid-19. Tujuannya, agar bansos untuk membeli sembako dan bantuan langsung tunai yang dibuat pemerintah jumlahnya lebih besar. 

Baca juga : Kontribusi Jaksa Agung untuk Lindungi Masyarakat Kian Baik

"Dana BLU BAKTI kan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Alamsyah, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4). Dengan begitu masyarakat yang terdampak dapat segera menikmati manfaatnya. 

Alamsyah memprediksi, dana yang dibutuhkan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 sangat besar. Sehingga, seluruh potensi dana yang bisa dimanfaatkan, harus benar-benar dioptimalkan untuk pencegahan dan penanggulangan pandemik Covid-19. Namun, dia melihat belum ada realokasi dan refocus anggaran yang dilakukan pemerintah secara signifikan. 

Baca juga : Kementan Apresiasi Dinas Pertanian Cianjur yang Bantu Petani Bunga di Tengah Pandemi Covid-19

“Saat ini pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah untuk dipergunakan menanggulangi dampak ekonomi dan sosial akibat pandemik Covid-19 baru 10 persen. Seharusnya, anggaran yang dipotong jauh lebih besar lagi. Tujuannya, agar dapat menangulangi masalah kesehatan akibat Covid-19 dan dapat mempertahankan konsumsi masyarakat,” terang Alamsyah.

Alamsyah berharap, pemerintah dapat segera merealokasikan anggaran, memanfaatkan dana yang dikelola BLU untuk penanganan Covid-19. Termasuk BLU Kemenkominfo yang tahun ini akan menggelola dana USO sekitar Rp 3,16 triliun. 

Baca juga : Senator Lampung Minta UMKM Diselamatkan Dari Dampak Covid-19

Sebelumnya, Direktur Utama BAKTI Anang Latif memastikan, Proyek Satelit Multifungsi (SMF) SATRIA masih berjalan. Salah sumber pendanaan proyek tersebut yakni dari dana USO. "BAKTI tetap akan terus menjalankan proses financial closing SATRIA. Bahkan kami tengah berupaya untuk mendatangkan investor dari Perancis dan Tiongkok untuk menjalankan proyek SATRIA tersebut," terang Anang, pada acara diskusi yang dilakukan secara online. [MRA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.