Dark/Light Mode

Listrik Non Subsidi Turun, PNS Disubsidi Pulsa

Kabar Baik Buyar Karena Tarif Tol Naik

Rabu, 2 September 2020 07:59 WIB
Ilustrasi gerbang tol Pasteur. (Foto: wikipedia)
Ilustrasi gerbang tol Pasteur. (Foto: wikipedia)

 Sebelumnya 
Sayangnya, kabar baik tersebut ternoda lantaran ada kabar soal tarif Ruas Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Ruas Jalan Tol Pa dalarang-Cileunyi (Padaleunyi) yang naik.

Penyesuaian tarif sesuai Keputusan Menteri PuPR No. 1128/KPTS/ M/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Keputusan Menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1116/KPTS/M/2020 tanggal 26 Juni 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Padalarang-Cileunyi.

Baca juga : Kemendag Terapkan Digitalisasi di Pasar Rakyat Agar Transaksi Makin Nyaman

Mengutip keterangan resmi Jasa Marga, Ruas Tol Cipularang sepanjang 56,1 km mengalami besaran tarif yang disesuaikan per 5 September 2020 pukul 00.00 WIB. Contoh besaran tarif jarak terjauh sebagai berikut. Golongan I naik menjadi Rp 42.500, yang semula Rp 39.500. Gol II: Rp 71.500,- yang semula Rp 59.500,- Gol III: Rp 71.500,- yang semula Rp 79.500,- Gol IV: Rp 103.500,- yang semula Rp 99.500,- Gol V: Rp 103.500,- yang semula Rp 119.000.

Sementara itu, Ruas Tol Padaleunyi sepanjang 35,15 km mengalami besaran tarif yang disesuaikan per 5 September 2020 pukul 00.00 WIB, dengan contoh besaran tarif jarak terjauh sebagai berikut: Gol I: Rp 10.000, yang semula Rp 9.000. Gol II: Rp 17.500 yang semula Rp 15.000. Gol III: Rp 17.500, yang semula Rp 17.500. Gol IV: Rp 23.500 yang semula Rp 21.500. Gol V: Rp 23.500 yang semula Rp 26.000.

Baca juga : Nonton Wijin, Disindir Cerai Karena PIL

Simulasi sesuai dengan tarif penyesuaian, jika pengguna jalan melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Bandung via Gerbang Tol (GT) Pasteur yang sebelumnya membayar tarif tol total Rp 58.000 (Jakarta-Cikampek Rp 15.000, Cipularang Rp 39.500 dan Padaleunyi Rp 3.500) akan menjadi Rp 61.000 (JakartaCikampek Rp 15.000, Cipularang Rp 42.500 dan Padaleunyi Rp 3.500), atau selisih 3.000 dari tarif sebelumnya.

Warganet yang membaca kenaikan tarif tol langsung ngedumel. Seperti tampak dalam kicauan J Suryo Prabowo. “Nah... Mulai deh,” kicau @JsuryoP1. Akun @barav16 heran di masa begini masih tega menaikan tarif tol. “Serba naik. Pengangguran juga naik. Ah ruwet pak,” timpalnya.

Baca juga : KAMI Disibukkan Nama Dhani

Akun @kusumah98 ikut menyindir. Dia bilang, warga Indonesia benar-benar hebat. Saat menghadapi pandemi ada ujian lain yaitu kenaikan tarif tol. “Eh, bukan dinaikkan, tapi disesuaikan,” ujarnya sambil mengacungkan jempol terbalik. Akun @erind17 sampai misuhmisuh mengomentari kabar tersebut. “Naeek teroooos,” kicaunya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.