Dark/Light Mode

Habis Disidang, Keluar Dari Pintu Belakang

Firli, Malu Ya?

Sabtu, 5 September 2020 05:40 WIB
Ketua  KPK, Firli  Bahuri  (tenah) saat  keluar  dari  pintu  bagian  belakang Gedung Pusat Edukasi  Antikorupsi KPK, Jumat (4/9). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)
Ketua KPK, Firli Bahuri (tenah) saat keluar dari pintu bagian belakang Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jumat (4/9). (Foto: Tedy O.Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemarin, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjalani sidang etik kedua karena naik "helikopter mewah" yang digelar Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Sidang dilakukan di gedung lama KPK, yang sekarang namanya Pusat Edukasi Antikorupsi. Firli datang dan pulang ngumpet-ngumpet. Masuk dan keluar gedung lewat pintu belakang. Kenapa Firli tidak masuk dan keluar lewat pintu depan? Malu ya?

Sama seperti sidang etik perdana, Selasa (25/8), sidang kemarin masih beragendakan pemeriksaan saksi. Ada empat saksi yang dihadirkan. Satu dari internal KPK, sisanya dari luar.

Sidang dimulai pukul 9 pagi. Wartawan, yang akan meliput, sudah menunggu di pelataran gedung satu jam sebelum sidang dimulai. Namun, Firli tak kunjung muncul. Setelah lewat pukul 9, Firli tak tampak juga.

Wartawan yang curiga Firli sudah masuk gedung meminta izin melihat daftar buku tamu. Namun, permintaan itu tak dikabulkan petugas KPK. Kecurigaan terbukti. Jenderal polisi bintang tiga itu, sudah masuk lewat pintu belakang gedung.

Berita Terkait : Lima Bidang Baru Di Partai Gelora Diisi Kaum Hawa

Tak mau "kegocek" lagi, wartawan menunggu kepulangan Firli di pintu belakang gedung. Benar saja, pukul 11.30, dia keluar dari sana.

Firli mengenakan batik lengan panjang dengan kombinasi warna merah marun dan biru, plus masker medis putih. Tangannya menenteng map bersampul batik. Menuruni tangga menuju parkiran mobil, map itu ia berikan kepada salah satu dari tiga orang berbatik lengan panjang coklat yang mengawalnya. Kawalan kian ketat saat Firli menginjakkan kakinya di tanah.

Dicecar wartawan, dia irit bicara. Eks Kapolda Sumatera Selatan itu hanya memberi pernyataan normatif. "Kita ikuti saja ya," ucapnya, sambil masuk mobil Toyota Innova hitam berpelat nomor B 1457 RFY.

Wartawan yang belum puas dengan pernyataan itu meminta Firli membuka pintu kaca mobilnya. Namun, dicuekin. Mobil melaju, meninggalkan gedung.

Berita Terkait : Polsek Ciracas Diserang, Jenderal Andika Minta Maaf

Sikap Firli ini serupa dengan yang dilakukannya ketika selesai menjalani sidang etik sebelumnya. Saat itu, dia juga irit bicara. "Saya tidak rilis ya, karena sudah saya sampaikan ke Dewas," ujarnya, seusai sidang etik, kala itu. "Nanti biar Dewas yang menyampaikan ya. Saya tidak memberikan keterangan di sini, semuanya sudah saya sampaikan ke Dewas."

Sidang etik "helikopter mewah" masih akan berlanjut pada pekan depan. Tepatnya, Selasa (8/9). "Jam 14.00," ungkap anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris. Syamsuddin menyatakan, semua saksi kasus ini sudah hadir. Agenda sidang pekan depan adalah pemeriksaan Firli sebagai terperiksa.

Sikap Firli yang terkesan ngumpet-ngumpet itu dikritik Indonesia Corruption Watch (ICW). Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana menganggap, keengganan Firli berhadapan dengan media menunjukkan bahwa dia belum siap mengemban jabatan sebagai Ketua KPK. "Perilaku seperti ini bukan kali pertama diperlihatkan oleh Ketua KPK," ujarnya, kemarin.

Dalam catatan ICW, sebelumnya Firli sudah dua kali menunjukkan sikap serupa. Pertama, ketika mengikuti proses wawancara bersama Panitia Seleksi Pimpinan KPK di Sekretariat Negara, 29 Agustus 2019. Kedua, ketika Pimpinan KPK mengunjungi DPR, 20 Januari 2020.

Berita Terkait : Kota Bogor Berlakukan Jam Malam

Sebagai Ketua KPK, kata Kurnia, mestinya Firli memahami bahwa komisi antirasuah itu terikat dengan Pasal 5 juncto Pasal 20 ayat (1) UU KPK. Pasal itu menyebut, KPK bertanggung jawab kepada publik dan menerapkan nilai keterbukaan, akuntabilitas, dan kepentingan umum saat menjalankan tugas.

Warganet juga ikut mengomentari sikap Firli itu. "Kok Pak Firli keluar masuk lewat pintu belakang sih. Pak Firli malu ya?" cuit @AlsNugrahaa. Akun @SuestySSitungk5 menyindir iritnya Firli bicara. Dia mengaitkannya dengan Covid-19. "Dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang menular melalui droplet, beliau jadi belajar irit bicara ya, hmmm…," sindir dia. [OKT]