Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Uji Coba Vaksin Sinovac Tahap 2
Kang Emil Curhat, Tangannya Kram 5 Menit
Senin, 14 September 2020 18:46 WIB
Sebelumnya
Dalam uji vaksin tahap kedua ini, lengan kiri atas Kang Emil disuntik Setelah itu, ia diminta menunggu 30 menit untuk melihat reaksi tubuh. Alhasil, tangan Ridwan kram dan terasa pegal selama 5 menit.
"Rata-rata aman. Kalau saya pribadi, selama 5 menit, agak susah mengangkat tangan. Tapi sekarang, sudah agak lumayan," sebutnya.
Baca juga : Internazionale Vs Sevilla, Haram Pulang Tangan Kosong
Kang Emil memaparkan, setelah melakukan suntik vaksin pertama, sehari kemudian dia merasa ngantuk. Makanya, dia berharap suntik vaksin tahap kedua ini tidak menimbulkan rasa kantuk.
Mantan Wali Kota Bandung ini berharap, vaksin bisa memberikan hasil yang terbaik, sehingga bisa diproduksi secara massal. Karena menurutnya, proses setelah produksi massal pun, masih membutuhkan waktu lama untuk bisa melakukan vaksinasi ke 260 juta anggota masyarakat.
Baca juga : Desie Tampung Curhat Warga Sulitnya Dapat Kartu Lansia Hingga Masalah Kuota Internet
"Produksi berpuluh juta dan penyuntikannya lebih menantang, karena nyuntiknya harus dua kali. Jadi bayangkan manajemennya. Masukan dari kami salah satunya, mungkin TNI-Polri bisa diperbantukan untuk mempercepat. Kalau tidak, hitungan kami, bisa satu tahun sendiri proses pemberian vaksin ke seluruh keluarga," ungkapnya.
Kang Emil juga sempat memposting kegiatan vaksinasi ke akun Instagram @ridwankamil. Salah satunya, foto lengan yang memerah bekas suntikan.
Baca juga : Kami Hanya Kibarkan Merah-Putih
"Doa saya, semoga Allah kabulkan ikhtiar mencari solusi ilmiah ini. Semoga berhasil, sehingga pandemi yang melelahkan ini bisa kita akhiri. Aamiin Ya Allah. Setelah vaksin, saatnya beli odading Mang Oleh," pungkasnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya