Dark/Light Mode

Corona Sehari Nyaris 4 Ribu

Ngeri, 300 Ambulans Antre Masuk RS Darurat Wisma Atlet

Kamis, 17 September 2020 06:55 WIB
Tangkapan video  detik-detik  beberapa  ambulans  masuk  ke Rumah Sakit  Darurat  Wisma Atlet,  Jakarta,  selasa  (15/9)  malam.  (Foto: Istimewa)
Tangkapan video detik-detik beberapa ambulans masuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, selasa (15/9) malam. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Video yang sama diunggah kembali oleh Sandiaga Uno di akun Instagram miliknya. “Saya mohon sekali untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Pakai masker, jaga jarak, jangan keluar rumah jika tidak ada urgensinya,” tulis @sandiuno.

Menurut sopir ambulans RS Mitra Keluarga, M Hapid, antrean mobil ambulans di Wisma Atlet, Selasa malam (15/9) itu, mencapai ratusan. Antrean yang membawa pasien Corona itu mencapai 2 kilometer (KM).

Baca Juga : Bank DKI Beri Kredit Ke UMKM Jakpreneur

Pihak Wisma Atlet membenarkan adanya antrean tersebut. Kepala Staf Kodam Jaya, Brigjen Saleh Mustafa mengatakan, antrean itu terjadi karena adanya kenaikan pasien corona sebesar 100 persen. “Ambulans ini datang dalam waktu yang bersamaan. Kemarin itu yang datang sekitar 300-an dan bertambah lagi,” kata Saleh, dalam siaran You Tube BNPB, kemarin.

Untuk mencegah antrean serupa, Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, telah menambah pintu masuk untuk pasien yang akan dirawat atau melakukan isolasi mandiri di Wisma Atlet. Ambulans yang akan masuk di screening terlebih dahulu untuk diarahkan ke jalur yang tepat.

Baca Juga : Ali Jaber Sudah Dakwah Lagi

Di tempat terpisah, Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang baru-baru ini mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk menjinakkan Corona di 9 provinsi, yakin masa kritis Corona di Indonesia terjadi dua bulan ke depan.

Luhut mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu obat dan vaksin Corona yang ditargetkan mulai produksi Desember mendatang. “Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Kalau jadwal ini berjalan baik dengan jumlah 30-40 juta vaksin tahun ini, maka critical time kita adalah dua bulan ke depan,” ucap Luhut, kemarin.

Baca Juga : Razia Terus, Awas Aparat Jangan Sampe Kendor..!

Pakar Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif menduga, kondisi saat ini belum sampai pada puncak pandemi. Ia memprediksi jika rata-rata penambahan kasus harian di atas 3.000, jumlah pasien Corona pada Desember mencapai 500 ribu kasus. [BCG]