Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tren Drakor Bisa Dijadikan Inspirasi
Ayo K-Popers, Kreatif Juga Dong Promosiin Budaya Kita
Jumat, 25 September 2020 06:22 WIB
Sebelumnya
“Yang membisikkan siapa ya? Ga mungkin statement ini murni muncul dari kepala beliau,” tuturnya.
“Sepertinya belum ada yang berbobot ucapanya Pak Yai. Landai seperti kurang inspirasi dan imajinasi, itu-itu mulu yang tanpa disampaikan anak-anak muda sekarang sudah tergilagila dengan K-Pop dan Drakor dll dari negeri seberang,” ujar Namekbukanmeno.
Kungkung_alfa meminta Wapres lebih membanggakan budaya sendiri untuk menarik wisatawan. Dia meminta Wapres membayangkan kaum milenial bangga dengan budaya lokal.
Baca juga : Ini Akibat Pengawasan Yang Masih Lemah…
Begitupun, wisatawan yang melancong karena suka sama budaya Indonesia.”Gak usah pakai nonton K-Pop atau drakor,” ujarnya. Sementara, F_syaroni mengajak netizen berpikir positif.
Kata dia, statement Ma’ruf Amin tentang K-Pop dan drakor yang sedang bekerja profesional, dalam kapasitasnya sebagai Wapres, bukan sebagai kiai.
“Kita berpikir positif saja. Ini bukti sekulerisme itu ada, agar kita semua waspada,” ujarnya.
Baca juga : Hasil Rapid Tes Reaktif Corona, Terdakwa Dipindah Ke Rutan C1
Maarvinmartin setuju dengan harapan Wapres. Namun dia meminta peran serta pemerintah agar kreativitas anak muda cepat berkembang.
“Pemerintah dukung juga dong Pak. Indonesia masih negara konsumen K-Pop, kali aja bisa buat industri entertainment Indonesia lebih maju,” katanya.
“Mungkin maksudnya karena Indonesia mencetak banyak K-Popers. Nah, dari banyaknya itu bisalah mereka kenalkan Indonesia itu seperti apa? Ehh maksudnya budaya-budaya Indonesia bisa mereka kenalkan di luar sana atau setidaknya kepada K-Popers dari negaranegara lainnya,” ungkap Sunl1fe.
Baca juga : Pedagang Pasrah Harus Buka Kios Ganjil Genap
“Seneng aku ke K-Pop-an ku didukung Pak Ma’ruf,” tambah Harutoforlyf. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya