Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dosen Di Surabaya Ini Janjikan Nilai A, Buat Mahasiswa Yang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja
Kamis, 8 Oktober 2020 16:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dosen Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Umar Sholahudin mengiming-imingi nilai A kepada mahasiswanya, yang ikut aksi menolak UU Cipta Kerja di Surabaya pada hari ini, Kamis (8/10).
Hal itu disampaikan Umar dalam akun Facebook-nya sehari lalu, Rabu (7/10).
"Buat mahasiswa saya yang ikut demo Tolak UU Cilaka bersama buruh tuk mata kuliah Gersos & pembangunan saya kasih nilai A #TolakUUCilaka" tulis Umar dalam akunnya, Umar Sholihudin.
Baca juga : Ini Penjelasan Airlangga Soal Hoaks UU Cipta Kerja
Umar menjelaskan, ada dua alasan perlunya mahasiswa ikut aksi menolak UU Cipta Kerja. Pertama, UU tersebut berdampak kepada mahasiswa setelah mereka lulus dan bekerja.
Kedua, turun menyikapi realitas sosial merupakan sarana pembelajaran efektif bagi mahasiswa yang merupakan agen perubahan.
"UU Omnibus Law tidak hanya berdampak bagi buruh, tapi bagi elemen lainnya termasuk mahasiswa saat nanti dia bekerja," ujar Umar.
Baca juga : Sore Ini, DPR Majukan Pengesahan RUU Cipta Kerja
"Daripada hanya belajar di kelas atau daring, turun ke jalan menurut saya lebih efektif. Agar mereka ikut merasakan perjuangan rakyat," ujar dia.
Meski begitu, dia tetap mengingatkan mahasiswanya, agar tetap menaati protokol kesehatan saat turun jalan.
"Menjaga jarak dan memakai masker wajib dilakukan saat aksi turun jalan," imbaunya.
Baca juga : 4 Serikat Buruh Tak Ikut Mogok Tolak RUU Cipta Kerja
Hari ini, ratusan ribu orang demo turun ke jalan di berbagai kota. Salah satunya, Surabaya. Ribuan massa memadati sejumlah lokasi. Seperti di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, dan depan kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan.
Massa dari kelompok mahasiswa, buruh bahkan siswa sekolah memadati titik kumpul demonstrasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya