Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wujudkan Kemandirian Farmasi
Pemerintah Dukung Pembangunan Pabrik Vaksin JBio Di Cikande, Nilai Investasinya Rp 500 M
Selasa, 24 November 2020 17:40 WIB
Sebelumnya
Penyediaan vaksin, kata Moeldoko, adalah amanah konstitusi negara dalam melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.
Negara memberikan dukungan penuh industri strategis untuk dapat memproduksi vaksin yang diperlukan masyarakat Indonesia, dan pasar global pada umumnya.
Moeldoko yakin, penguatan ini akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah, dalam menghadapi pandemi.
"Sehingga, inilah era elaborasi dengan semangat kegotong-royongan, sebagaimana arahan Bapak Presiden Joko Widodo," ungkapnya.
Baca juga : Sinergi PGN Dan Kebijakan Pemerintah, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Moeldoko berharap, lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan, BPOM dan para pakar dapat membimbing proses pendirian pabrik vaksin ini dengan pengawasan, monitoring yang ketat, dan evaluasi mendalam terhadap proses produksi. Agar dapat memenuhi azas efikasi dan keamanan, sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).
"Taat azas dan kekuatan regulasi, adalah kunci keberhasilan pendirian pabrik vaksin yang berkualitas. Mohon bimbingan intensif dari lembaga terkait dan para pakar," harapnya.
Baca juga : Inggris Siap Pasok Vaksin Covid Plus Duit Investasi
Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito juga menjelaskan, pentingnya kemandirian dalam hal obat dan farmasi. Untuk itu, BPOM bangga dengan berkembangnya industri farmasi di Indonesia.
"Suatu kebanggaan, di masa pandemi Covid-19 ini, bermunculan investasi biofarmasi. Selain mendorong kemandirian industri obat dan farmasi, ini juga bisa mendorong ekspor. Kami menunggu pendampingan vaksin Covid-19 fase ketiga," jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya