Dark/Light Mode

Malaysia Tunda Pilkada, Korsel Akan Lockdown Lagi

Corona di Sini Ngeri-ngeri Sedap

Senin, 30 Nopember 2020 07:01 WIB
Ilustrasi virus corona. (Foto: Net)
Ilustrasi virus corona. (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Serangan Virus Corona di berbagai negara makin mengganas. Korea Selatan yang sebelumnya sudah mendingan, terpaksa akan lockdown lagi setelah lonjakan kasus Corona kembali tinggi.

Di Malaysia, pemilu terpaksa ditunda sampai Corona benar-benar minggat. di tanah air, perkembangan Corona tak kalah hebatnya. Makin hari, lonjakan kasusnya ngeri ngeri sedap.

Berita Terkait : Politik Uang Rusak Pilkada

Peningkatan kasus Covid-19 di Korsel bikin Perdana Menteri Chung Syekyun cemas. Kemarin, Syekyun menemui para pejabat di bidang kesehatan. Setelah rapat, Syekyun memutuskan kebijakan karantina wilayah kembali diberlakukan. Kebijakan itu mulai efektif kemarin sampai akhir tahun.

Kebijakan itu diambil setelah negeri Ginseng itu mengalami peningkatan kasus positif tertinggi sejak awal pandemi. dengan kebijakan itu, pengoperasian bus dan kereta bawah tanah akan dikurangi 20 persen setelah pukul 10 malam untuk membatasi pertemuan akhir tahun. Jika situasinya semakin parah, jam operasional kereta bawah tanah dapat dipersingkat.

Berita Terkait : Kebijakan Anies Soal Corona Sudah Seirama Dengan Jokowi

Pemerintah Korsel juga melarang demonstrasi dengan 10 orang atau lebih di Seoul hingga akhir tahun. Kota lainnya juga memberlakukan aturan yang sama. Bahkan bisa lebih ketat, bergantung pada perkembangan kasus di wilayahnya. di Malaysia, kebijakannya lain lagi.

PM Malaysia, Muhyiddin Yassin memutuskan menunda pelaksanaan pemilihan umum sampai pandemi usai. “Insya allah setelah Covid 19 selesai, kami akan mengadakan pemilihan umum,” kata dia, dikutip dari Reuters, kemarin.

Baca Juga : Telkom Garap Teknologi Keuangan Bisnis Startup

Keputusan ini disampaikan setelah mensahkan APBN 2021 yang disebut-sebut sebagai anggaran terbesar dalam sejarah.
 Selanjutnya