Dark/Light Mode

Jokowi Gratiskan Vaksin Corona, Netizen Happy Banget

Rabu, 16 Desember 2020 17:50 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan vaksin Covid-19 gratis di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/12). (Foto: Twitter @jokowi)
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan vaksin Covid-19 gratis di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/12). (Foto: Twitter @jokowi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah akhirnya menggratiskan vaksin Covid-19 untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan yang disampaikan secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/12).

Melalui akun Twitter-nya @jokowi juga mengumumkan kabar bahagia ini. "Hari ini dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk seluruh warga masyarakat adalah GRATIS. Dan saya akan menjadi yang pertama menerima vaksin. Tidak ada alasan masyarakat tidak mendapatkan atau meragukan keamanan vaksin," kicaunya menyertakan video singkat.

Cuitan Jokowi hingga pukul 17.33 telah disukai lebih dari 23 ribu netizen. Ribuan warganet membanjiri kolom komentar dengan ucapan terimakasih. "Terima kasih Pak Dhe," kicau @Elina_Vay disambut candaan warganet yang bahagia. "Pak abis divaksin dapat nasi kotak sama susu ga?" canda @Alditra.

Di media sosial ini, kata kunci Presiden Jokowi masuk dalam trending topic. Netizen, baik lawan maupun kawan, memuji dan berterimakasih kepada Jokowi atas keputusan ini.

Baca juga : Jokowi: Saya Penerima Pertama Vaksin Covid-19

Salah satunya datang dari Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono lewat akunnya @drpriono1. "Terima Kasih Pak @jokowi," kicaunya menyertakan akun resmi @jokowi.

Namun, Pandu menyarankan, tantangan berikutnya adalah merencanakan dan memperjuangkan agar kebutuhan vaksin mencukupi.

"Layanan vaksinasi pada penduduk dengan prioritas akurat agar berdampak besar untuk mengatasi pandemi dengan cepat. Bila pandemi terkendali, pemulihan ekonomi terwujud," cuitnya.

Sejumlah politisi oposisi juga ikut memuji dan berterimakasih. Seperti @MardaniAliSera. "Alhamdulillah vaksin akan diberikan secara gratis. Mengingat vaksin menjadi kebutuhan publik sebagai upaya mempercepat kekebalan komunitas. Kedepan Satgas Covid-19 perlu menggencarkan sosialisasi terkait rencana ketersediaan vaksin sampai jadwal vaksinasi," pujinya sembari memberi saran.

Baca juga : Alhamdulillah, Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

Serupa, akun @sociotalker yang paling getol meminta vaksinasi gratis, bahkan hingga membuat petisi, amat berterimakasih. "Thanks to presiden @jokowi for listening to our petition and suggestions from many experts," tulisnya.

Warganet yang lain mulai kreatif. "Udah saya screenshoot pak, siapa tau pas pembagian di daerah saya nanti ada orang yanh mau ngeduitin saya tunjukin ini pak hehe," kicau akun @onimscotchbroom meng-capture kicauan Jokowi.

Sementara akun @na_dirs heran dengan yang masih nyinyir. "Bayar, diprotes. Gratis, diprotes. Entar ada yang gratis dan ada yang bayar, tetap diprotes juga. Bersyukurlah semua warga dapat vaksin gratis. Biar semuanya sehat. Digratiskan saja nanti tetap ada yang gak mau divaksin. Ruwetttt ruwetttt ruwetttt," kritiknya.

Diketahui, Presiden Jokowi menegaskan kesiapannya, untuk menjadi penerima pertama vaksin Covid-19, saat program pemberian vaksin sudah siap digulirkan. "Saya ingin menegaskan lagi. Saya akan menjadi penerima pertama. Saya yang divaksin pertama kali," ujar Presiden saat memberikan keterangan pers secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/12).

Baca juga : MUI Masih Tunggu Dokumen Dari Sinovac

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Keputusan ini diambil, setelah pemerintah menerima berbagai masukan publik dan melakukan kalkulasi ulang keuangan negara.

"Saya ingatkan, agar masyarakat terus berdisiplin menjalankan 3M: menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan untuk kebaikan kita semua. Terima kasih," pungkas Jokowi.  [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.