Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Covid Merajalela

Wali Kota Tomohon: Jadikan Natal Sebagai Momentum Penerapan Protokol Kesehatan

Jumat, 25 Desember 2020 22:06 WIB
Suasana Perayaan Natal Jemaat Maranatha Paslaten Wilayah Tomohon I, Jumat (25/12). (Foto: Pemkot Tomohon)
Suasana Perayaan Natal Jemaat Maranatha Paslaten Wilayah Tomohon I, Jumat (25/12). (Foto: Pemkot Tomohon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara Jimmy F Eman mengajak masyarakat menjadikan Natal sebagai momentum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, hendaknya kita semua senantiasa mengedepankan protokol kesehatan ketat dalam setiap kegiatan," kata Jimmy dalam sambutan Natal di Tomohon, Jumat (25/12).

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan dapat dilakukan ketika beraktivitas dalam melaksanakan ibadah, maupun merayakan Natal dan berkumpul bersama keluarga.

Berita Terkait : Satgas Covid-19: Please, Jangan Kendorkan Protokol Kesehatan!

"Kita diwajibkan menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker," ujarnya.

Warga juga dapat menjadikan Natal sebagai momentum sukacita iman, dengan mengedepankan protokol kesehatan sebagai wahana untuk melakukan pembenahan, evaluasi serta memperbaiki kualitas iman dan imun dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat.

Selain itu, Jimmy juga mengingatkan, perayaan Natal merupakan salah satu bentuk pengakuan dan penghayatan iman Kristiani kepada Allah.

Berita Terkait : 51 Gereja Di Kota Bogor Bakal Natalan Virtual

"Saya mengajak kita sekalian mewujudkan komitmen iman dan memperkokoh imun di tengah perjuangan melawan Covid-19," katanya.

Natal akan bermakna bagi individu, keluarga, dan masyarakat bila dimaknai dengan arti pentingnya kehadiran Tuhan Yesus Kristus yang lahir ke dunia dengan penuh kesederhanaan untuk melayani semua orang.

"Kehadiran Kristus menebus dosa umat manusia menjadi teladan dalam pelayanan dan pengabdian yang kita berikan sesuai talenta dan karunia yang dimiliki agar kita saling melengkapi, saling menciptakan keharmonisan, saling memaafkan membina kerukunan dan kedamaian," ujar Jimmy.

Berita Terkait : Berseragam SMA, Petugas TPS Di Pangalengan Terapkan Protokol Kesehatan

Menurut data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, Kota Tomohon tercatat sebagai salah satu wilayah dengan status risiko tinggi penularan. Hingga 24 Desember 2020, total kasus positif di wilayah berpenduduk lebih dari 100 ribu jiwa itu mencapai 1.086 kasus, dengan  663 kasus sembuh, 393 kasus dirawat, dan 30 kasus meninggal dunia. [HES]