Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Korban gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat yang kini sedang mengungsi, mulai kekurangan makanan. Untuk menyambung hidup, mereka nekat menjarah mobil yang membawa bantuan di tengah jalan.
Aksi mereka terekam dalam video yang viral di media sosial, kemarin. Ada tiga video yang beredar luas, antara lain diunggah akun @daeng_info, dan @makassar_iinfo.
Baca juga : Tetap Jalan, Layanan Operasional Dan Navigasi Penerbangan Di Bandara Mamuju
Dalam sebuah video yang diunggah @ daeng_info, puluhan warga menghadang rombongan mobil yang membawa bantuan. Rombongan itu terdiri dari mobil pickup, ambulans, mobil box, dan minibus.
Setelah mobil berhenti, warga langsung menuju mobil bak terbuka yang mengangkut bahan makanan. Tanpa permisi, penutup terpal langsung dibuka. Beras dan mie instan langsung diambil.
Baca juga : Gempari Kirim Tim Medis Bantu Korban Gempa Di Mamuju
Seorang relawan berseragam oranye mencoba menghalangi penjarahan. Namun, anggota rombongan itu justru jadi bulan-bulanan warga. Setelah bahan makanan dikuras, rombongan melanjutkan perjalanan.

“Rombongan kami dihadang dan dirampok logistiknya oleh pengungsi,” kata perekam video. Tak jelas di daerah mana peristiwa itu terjadi.
Baca juga : BMKG: Gempa Sulbar Tergolong Gempa Kerak Dangkal Yang Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
Video yang diunggah @makassar_ info memperlihatkan peristiwa serupa. Sebuah truk yang membawa bahan makanan untuk pengungsi di Majene dan Mamuju, dihadang warga. Sopir truk hanya bisa pasrah saat isi mobilnya dijarah. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di jalur Trans Sulawesi. Warga yang menjarah merupakan korban gempa.

Bantuan yang disalurkan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Makassar juga tak luput dari penjarahan. Rombongan mobil yang membawa bantuan dihadang di perbatasan Majene-Mamuju, tepatnya di Kecamatan Malunda, Majene, kemarin. Relawan MDMC juga tak bisa berbuat apa-apa saat logistik yang berisi beras, mie instan, air mineral dan susu, diambil warga hingga habis.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya