Dark/Light Mode

Korban Gempa Kangen Dilongok Jokowi

Senin, 18 Januari 2021 07:50 WIB
Pengungsi korban gempa antre untuk mendapatkan bantuan logistik dari TNI AD, di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, kemarin. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Pengungsi korban gempa antre untuk mendapatkan bantuan logistik dari TNI AD, di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, kemarin. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi sudah bersikap dan bertindak cepat terkait gempa bumi yang terjadi Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), longsor di Jawa Barat, dan banjir di Kalimantan Selatan. Selain mengirim bantuan, Jokowi sudah perintahkan jajaran anak buahnya untuk terjun langsung ke lokasi bencana. Ternyata semua itu dianggap masih kurang. Para korban gempa kangen dilongok Jokowi.

Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi yang terjadi Jumat (15/1) dini hari di Sulbar, terus bertambah. Hingga kemarin, korban meninggal sudah mencapai 74 orang. Sementara proses evakuasi untuk mencari korban di bawah puing-puing reruntuhan masih terus dilakukan Tim SAR gabungan.

Berita Terkait : 81 Orang Meninggal Akibat Gempa 6,2 SR Sulawesi Barat

“Ini update terakhir dari korban meninggal dunia di gempa bumi 6,2 magnitudo yang terjadi 15 Januari lalu. Sehingga total semuanya adalah 73 orang meninggal,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Raditya Jati, kemarin.

Untuk korban luka-luka, jumlahnya ada 826 orang. Korban luka-luka terparah terjadi Majene. Rinciannya 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Jadi, total korban luka di Kabupaten Majene mencapai 657 orang. Sementara di Mamuju dilaporkan 189 orang dirawat inap lantaran dalam kondisi luka berat.

Berita Terkait : Gercep, WIKA Bantu Korban Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel

“Pemerintah juga bakal memastikan pelayanan kesehatan bagi korban terdampak. Baik yang dirawat di RS Bhayangkara maupun rumah sakit regional. Tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tegas Raditya.

Sebagian besar warga yang selamat dibawa petugas untuk menempati Posko Pengungsian. Meskipun, ada juga yang memilih tetap bertahan di rumah masing-masing atau memilih pergi ke puncak-puncak gunung dan luar kota.

Berita Terkait : Twitter Jokowi Diserbu Netizen

“Terdapat 27.850 orang mengungsi di 25 titik pengungsian di Majene. Sedangkan di Mamuju terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro,” jelas Raditya.

Sejak Jumat pagi, Jokowi sudah menyampaikan bela sungkawa atas bencana alam yang terjadi di Sulbar. Eks Gubernur DKI ini juga sudah memerintahkan para anak buahnya untuk terjun langsung ke Sulbar guna memantau langsung proses evakuasi.
 Selanjutnya