Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sandingin Wajah Pengkritik Dengan Gorila
Orang Kayak Begini Mau Didiemin Nih...
Senin, 25 Januari 2021 07:25 WIB
Sebelumnya
Dia pun mendesak aparat untuk menindak Ambroncius. "Jika tidak ditindak, maka sama artinya dengan Presiden @jokowi sengaja memelihara pendukungnya agar berbuat rasis," tambahnya.
Mantan politisi Partai Demokrat, Roy Suryo ikut berkomentar. Dia menegaskan, yang dilakukan Ambroncius termasuk kategori rasis.
Baca juga : Pengetatan Sosial Bikin Daya Beli Warga Lemah
Politisi dari Papua juga ikut merespons. Anggota DPD dari daerah pemilihan Papua Barat, Filep Wamafma, terlihat sangat emosi dengan tindakan Ambroncius. Dia meminta negara segera menindak tegas Ambroncius. Sebab, Ambroncius jelas melanggar Undang-Undang Nomor 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. "Ini tidak main-main. Jangan coba-coba membuat bara api," ancamnya.
Bagaimana respons Pigai? Dia mengunggah pamflet di akun Twitternya, @NataliusPigai2, dengan judul “Natalius Pigai Korban Rasisme”. Namun, dalam pamflet itu dia tidak menyerang Ambroncius. Yang dia salahkan justru Jokowi. "Kita hapuskan rasisme. Negara memelihara dan mengelola rasisme sebagai alat pemukul tiap orang yang berseberangan dengan kekuasaan. Rasisme telah menjadi kejahatan kolektif negara pada rakyat Papua, bangsa Melanesia," tulisnya.
Baca juga : Luhut Digigit Firli
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, tindakan Ambroncius memalukan. Untuk Pigai, jika merasa dilecehkan, Adi menyarankan segera melaporkan ke Polisi. Sebab, tindakan Ambroncius tidak boleh didiamkan. “Kalau ada yang dilecehkan, laporkan saja ke Polisi. Itu langkah paling elegan," saran pengamat politik dari UIN Jakarta itu. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya