Dark/Light Mode

Nih, Dua Hambatan Yang Bikin Covid Sulit Dikendalikan

Rabu, 10 Maret 2021 08:02 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB. (Foto : Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia).
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB. (Foto : Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia).

 Sebelumnya 
Saat ini, sudah ada 637 laboratorium di seluruh Indonesia yang dapat melakukan konfirmasi positif kasus dengan tes PCR. Jumlah tersebut akan terus ditambah sehingga dapat menjangkau lebih banyak pemeriksaan Covid-19.

“Sekarang tesnya masih selektif, tapi dengan tracing yang kita lakukan sekarang, mudah-mudahan tesnya menjadi lebih baik,” harap Dante.

Berita Terkait : Risma: Tak Ada Yang Sekeras Saya

Apalagi, sekarang pemerintah sudah melakukan modifikasi di beberapa tempat yang tidak mempunyai laboratorium. Tesnya pun menggunakan rapid antigen yang mampu mendeteksi virus Corona lebih cepat.

Dengan peningkatan testing dan tracing, positivity rate kasus juga akan meningkat. Positivity rate adalah perbandingan jumlah kasus Corona dan tes individu. Semakin kecil angkanya semakin baik. Batas aman WHO di bawah 5 persen.

Berita Terkait : Dana Desa 2021 Buat Penanganan Covid-19

Dari data yang dia pegang, hingga 7 Maret 2021, rata-rata kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia mencapai 6.433 per hari dan rata-rata meninggal 157 orang per hari.

Sementara, rata-rata jumlah testing per hari sebanyak 31.850, sedangkan positivity rate 21,98 persen.

Berita Terkait : Masyarakat Tak Usah Keluyuran Dulu Deh...

Sinkronisasi data, juga disebut Dante, masih menjadi masalah. Bahkan, setelah Indonesia melewati setahun pandemi. Kendalanya adalah ketika daerah melaporkan, maka kasus kejadiannya itu beberapa hari sebelumnya yang dilaporkan ke pusat. [DIR]