Dark/Light Mode

Stok Vaksin Covid-19 Menipis

Perketat Protokol Kesehatan Prioritaskan Vaksinasi Lansia

Senin, 26 April 2021 05:10 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto : Istimewa).
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Akun Mulanbilqis menjelaskan, kenapa stok vaksin di Indonesia saat ini agak mepet. Soalnya, siklus produksi vaksin Bio Farma bu­tuh waktu sekitar satu bulan setelah menerima bahan baku. “Tapi jangan khawatir, pemerintah terus mengupayakan untuk mengamankan pasokan vaksin agar bisa mencukupi. Saat ini dahulukan lansia,” kata dia.

Sedangkan akun Nusantaraku01 juga optimis, pemerintah bisa memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 untuk masyarakat Indonesia. Dia juga mengingatkan netizen untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Semakin tipis cadangan vaksin, maka harus semakin ketat prokes yang diterapkan. Semoga pengiriman vaksin di bulan Mei bisa lancar jaya,” kata Bs_vito.

Kata Sentilin, situasi sekarang ini memang riskan. Sehingga, pemerintah harus memutar otak untuk menyeimbangkan pasokan vaksin dan laju penyuntikan agar vaksinasi tidak berhenti. “Tapi jangan khawatir, semua akan berupaya secara maksimal demi mendapatkan pasokan vaksin guna memenuhi kebutuhan di Tanah Air,” kata dia.

Baca juga : 12 WN India Positif Covid Jalani Isolasi Di Hotel Hariston

NayDonuts mengungkapkan, embargo pengiriman vaksin AstraZeneca dari India menghambat vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Begitupun jadwal pengiriman vaksin ke Indonesia masih belum pasti, tergantung lo­gistik, dan produksi. “Kadang prioritas dari negara-negara produsen,” tuturnya.

Drpriono1 mendorong pemerintah mempri­oritaskan vaksinasi lansia di tengah stok vaksin Covid-19 yang terbatas. Kata dia, prioritas lansia agar mampu menekan hospitalisasi dan kematian.

“Udah paling bener lansia mesti diprioritas­kan, dukung terus,” kata _leonSR_.

Baca juga : Yuk, Indonesia Tetap Waspada Dan Tak Jumawa

“Harapan besar lansia kita segera dapat vaksin secara merata,” sambung Dnok_Ayu.

“Bukankah dari kemarin memang yang di atas 60 tahun dulu,” kata mungatipawitane.

Petcundang berharap, kebutuhan vaksin Covid-19 untuk rakyat Indonesia dapat tercukupi. “Mudah-mudahan produksi Bio Farma dapat segera digunakan agar kebutuhan vaksin Covid-19 terpenuhi,” sambung Primus14678383.

Baca juga : Pengetatan Mudik Belajar Dari Kasus Covid Di India

FigoFico mengatakan, stok yang terbatas bisa diantisipasi jika produksi massal vaksin Covid-19 buatan dalam negeri direalisasikan. Mandiri vaksin lokal adalah ikhtiar supaya tidak ketergantungan pada vaksin produk impor. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.