Dark/Light Mode

Gegara Nggak Patuh Protokol Kesehatan

Waduh, 5 Klaster Baru Muncul

Minggu, 2 Mei 2021 06:35 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Humas BNPB)
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Humas BNPB)

 Sebelumnya 
“Tentunya ini sangat mengkhawatirkan kita karena kemungkinan superspreader terjadi pada klaster ini. Kita lihat jumlah orang yang positif dalam waktu yang singkat,” ujar Nadia.

Menurutnya, Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperlihatkan, dalam sepekan terakhir kasus konfirmasi harian naik meski masih dalam rentang normal.

Grafik kasus Covid-19 yang sebelumnya diupayakan turun dan memperlihatkan hasil dari Februari hingga Maret, pada akhir April 2021 kembali merangkak.

Baca juga : Perketat Protokol Kesehatan Prioritaskan Vaksinasi Lansia

Biasanya, kata Nadia, jumlah kasus konfirmasi harian Indonesia di bawah 5.000. Angkanya berkisar 4-5 ribu.

“Namun, kemarin (29 April 2021) terjadi kenaikan 600 kasus dibandingkan hari sebelumnya,” keluhnya.

Pada 28 April 2021, penamba­han kasus harian tercatat 5.241. Sehari sesudahnya, dilaporkan kenaikan kasus sebesar 5.833.

Baca juga : Patuhi Prokes, Tekan Penyebaran Covid-19 Varian Baru

Selain itu, Nadia juga mengingatkan, angka kematian meningkat 20 persen pekan ini. Begitu juga, dengan jumlah orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit. “Terjadi kenaikan 1,28 persen,” imbuhnya.

Menurutnya, terdapat 14 provinsi dengan angka rawat inap pasien lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk dalam seminggu.

Ada pun 14 provinsi itu adalah Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bengkulu Papua Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah.

Baca juga : BKS Tegaskan, Tak Ada Penerbangan Reguler Dari India

Peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit terjadi pada ruang isolasi dan ruang perawatan.

Sementara, provinsi-provinsi yang mengalami kenaikan kasus, kata Nadia, merupakan daerah transit serta tujuan mudik. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.