Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan
Puskesmas Harus Serba Bisa
Minggu, 21 Maret 2021 05:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan, Puskesmas selama ini berperan sebagai penjaga gawang atau garda terdepan pelayanan kesehatan. Kini, dalam pandemi Covid-19, Puskesmas punya peran tambahan. Yakni, melakukan pencegahan, deteksi, dan respons.
Demikian ditegaskan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes, Abdul Kadir. “Ketiga peran tersebut dilaksanakan oleh Puskesmas dengan pendekatan 3T (testing, tracing, dan treatment),” ujanya, saat mengisi konferensi virtual BNPB bertema “Peran Strategis Puskesmas dalam Penanganan Covid-19”, dikutip kemarin.
Baca juga : Ingat, Pandemi Belum Berakhir Tetap Disiplin Protokol Kesehatan
Selain itu, Puskesmas juga berperan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19. Dalam pelaksanaan vaksinasi, Puskesmas yang bekerja di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota akan dilibatkan dalam seluruh proses tahapan vaksinasi. Mulai dari pendataan warga sasaran, pendataan jumlah vaksin yang dibutuhkan dan perencanaan logistik, pelaksanaan vaksinasi, hingga menyiapkan penanganan medis bila terdapat penerima vaksinasi yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Selain itu, Puskesmas juga harus menjadi contoh penegakan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat. “Karena itu, nakes (tenaga kesehatan) Puskesmas diberi pelatihan kemampuan komunikasi, dilatih menggunakan teknologi informasi untuk menjelaskan informasi (tentang prokes),” paparnya.
Baca juga : MUI Dorong Pemerintah Maksimalkan Pakai Vaksin Halal
Puskesmas, bisa menggandeng camat, lurah, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam mensosialisasikan protokol kesehatan.
Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, selama pandemi, jumlah kunjungan masyarakat ke Puskesmasmenurun drastis. Hal itu, terungkap dari hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbang) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) periode 2014-2020.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya