Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemudik Diramal Bocor Hingga 1 Juta Orang, Ganjar Minta Bupati/Wali Kota Siaga
Minggu, 9 Mei 2021 14:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh bupati/ wali kota siaga mengantisipasi kebocoran pemudik.
Maklumlah, meski dilarang, masih banyak pemudik yang nekat untuk pulang.

“Pemudik masih nekat berdatangan. Ada dua catatan yang masuk. Aplikasi Jogo Tonggo mencatat, baru 6 sampai 8 persen yang melaporkan, ada 10 ribu pemudik. Tapi catatan dari Perhubungan dari asumsi-asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632 ribu pemudik,” kata Ganjar saat mengecek pos penyekatan di Terminal Tegal, Minggu (9/5).
Melihat kondisi itu, Ganjar memprediksikan para pemudik yang nekat pulang akan sama seperti tahun lalu. Kira-kira, ada sekitar 1 juta pemudik.
Baca juga : Telanjur Mudik, Gimana Caranya Minimalkan Risiko Covid?
“Saya mempertimbangkan, kira-kira yang akan masuk ke Jateng, jumlahnya segitu. Makanya, harus ada pengetesan-pengetesan di level yang paling bawah,” tegasnya.
Ganjar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang dengan sadar menunda kepulangan.
“Sepanjang perjalanan dari Semarang ke Tegal, saya melihat perjalanan cukup sepi. Saya berterima kasih kepada masyarakat yang taat menunda mudik. Saya berharap, kondisi ini bisa bertahan sampai tanggal 17 nanti,” papar politisi PDIP itu.
Ganjar menambahkan, semua yang nekat mudik dan lolos, wajib dicek oleh Jogo Tonggo. Seluruh RT, RW, lurah diminta proaktif melakukan pengecekan.
Baca juga : KPK Usut Permintaan Duit Kepada Wali Kota Cimahi
“Di Banyumas bagus. Semua yang datang, diisolasi selama lima hari. Meskipun tidak semua daerah melakukan, tapi saya minta ada tindakan. Bahkan ada yang unik, salah satu pemudik terpaksa diisolasi karena dilaporkan istrinya sendiri,” pungkasnya.
Cek Tempat Isolasi
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyempatkan diri mengecek tempat isolasi di Rusunawa Tegalsari.
Di lokasi itu, Ganjar mengecek kesiapan tempat karantina bagi masyarakat yang positif Covid-19. Dari laporan petugas, ada 9 pasien Covid-19 yang dikarantina.
Baca juga : Pemudik Bersepeda Motor Mulai Terlihat Di Jalan Raya Bandung-Garut
Salah satunya, pemudik yang kedapatan positif.
“Ada satu yang positif dari hasil tes antigen pemudik. Dia pemudik asal Jawa Barat. Dikarantina di sini. Kami juga lakukan tracing terhadap pasien tersebut," kata Primawati, Kadinkes Kota Tegal. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya