Dark/Light Mode

Klaim KPK

Ke-75 Pegawai KPK Bukan Nonaktif, Tapi Serahkan Tugas ke Pimpinan

Selasa, 11 Mei 2021 21:54 WIB
Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)
Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini telah menyampaikan Salinan Surat Keputusan (SK) tentang Hasil Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK( kepada atasan masing-masing untuk disampaikan kepada 75 pegawai yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, dalam surat tersebut, pegawai diminta untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada atasan langsung, sampai dengan ada keputusan lebih lanjut.

Berita Terkait : Soal Nasib 75 Pegawai KPK, Tjahjo: Itu Urusan Rumah Tangga Mereka!

Hal itu, kata Ali, sesuai dengan keputusan rapat pada 5 Mei 2021 yang dihadiri oleh Pimpinan, Dewan Pengawas dan Pejabat Struktural.

"Penyerahan tugas ini dilakukan semata-mata untuk memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di KPK agar tidak terkendala dan menghindari adanya permasalahan hukum berkenaan dengan penanganan kasus yang tengah berjalan," ujar Ali lewat pesan singkat, Selasa (11/5).

Berita Terkait : Nasib 75 Pegawai KPK yang Tak Lulus Tes ASN Ada di Tangan Kemenpan RB

Tapi ditegaskannya, pegawai tersebut bukan nonaktif. Sebab, semua hak dan tanggung jawab kepegawaiannya masih tetap berlaku.

"Pelaksanaan tugas pegawai yang bersangkutan untuk selanjutnya berdasarkan atas arahan atasan langsung yang ditunjuk," imbuhnya.

Berita Terkait : Jadi ASN, KPK Kini Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf di Ruang Konpers

KPK, lanjut Ali, saat ini tengah berkoordinasi secara intensif dengan Badan Kepegawaian Negara dan Kemenpan RB terkait dengan tindak lanjut terhadap 75 pegawai yang dinyatakan TMS.

"KPK berharap dukungan media dan masyarakat untuk mengawal agar semua proses alih status pegawai KPK menjadi ASN bisa berjalan sesuai prosedur dan tepat waktu," tandas jubir berlatarbelakang jaksa ini. [OKT]