Dark/Light Mode

Dibuka Presiden, Pesta Kesenian Bali Ke-43 Tetap Patuhi Prokes

Sabtu, 12 Juni 2021 20:52 WIB
Presiden Jokowi membuka Pesta Kesenian Bali ke-43, secara virtual, Sabtu (12/06/2021) (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Jokowi membuka Pesta Kesenian Bali ke-43, secara virtual, Sabtu (12/06/2021) (Foto: BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi membuka Pesta Kesenian Bali ke-43, secara virtual Sabtu (12/6). Jokowi mengatakan, penyelenggaraan acara yang melibatkan ribuan seniman dari berbagai komunitas dengan protokol kesehatan ketat dan terukur tersebut menjadi bukti bahwa pandemi tidaklah menjadi penghalang bagi masyarakat Bali untuk tetap berkreasi.

“Penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali ke-43 ini merupakan bukti bahwa dalam tekanan pandemi yang sangat berat, kreativitas dan produktivitas masyarakat Bali, tetap tumbuh dan tampil dengan cara-cara baru untuk terus mewarnai panggung seni dunia,” ujar Presiden dalam sambutannya dikutip Sabtu (12/6).

Berita Terkait : Resmikan Perpustakaan Baru, Kota Sungai Penuh Siap Ciptakan Masyarakat Produktif

Dalam penyelenggaraan kali ini, Pesta Kesenian Bali mengangkat tema ‘Purna Jiwa: Prananing Wana Kerthi”’ yang berarti bahwa jiwa yang paripurna merupakan napas pohon kehidupan. Kepala Negara sangat mengapresiasi pilihan tema yang tersebut.

“Saya juga mengapresiasi pilihan tema yang mengajak pemuliaan flora fauna dan seluruh keragaman hayati, menebarkan semangat konservasi, serta hidup harmoni dengan alam untuk penyembuhan peradaban dari pandemi,” kata Presiden.

Berita Terkait : Teten Harap Pelaku Pariwisata Bali Jangan Kendor Terapkan Prokes

Presiden mengatakan, warisan-warisan susastra yang mengingatkan datangnya wabah dan mengajarkan cara untuk mencegah dan beradaptasi perlu dibuka kembali dan dikembangkan untuk diambil pelajaran dan kaitannya terhadap pandemi yang sedang terjadi saat ini.

Selain itu, Kepala Negara menegaskan bahwa kunci utama dari pemulihan ekonomi Bali ialah kemampuan kita dalam menangani pandemi di mana disiplin terhadap protokol kesehatan harus terus diterapkan, vaksinasi dilakukan secara cepat dan masif, serta PPKM mikro berbasis banjar dan desa adat di Bali harus diefektifkan untuk mencegah penularan.

Baca Juga : Diskon PPnBM 100 Persen Mobil 1.500 cc Diperpanjang Sampai Agustus

“Kita tunjukkan pada dunia bahwa Bali adalah destinasi wisata yang sangat aman untuk dikunjungi,” ucapnya.

Jokowi turut mengapresiasi upaya pemerintah daerah, para seniman, dan seluruh masyarakat Bali yang mampu untuk terus berkarya, mengekspresikan seni, dan terus mengembangkan estetika dan tradisi adiluhung kebudayaan Bali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan terukur. [MFA]