Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Saudi Gelar Haji Hanya Untuk Warganya dan Ekspatriat

Yaqut: Stop Sebar Hoaks!

Minggu, 13 Juni 2021 07:10 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Humas Kemenag RI)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Humas Kemenag RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Arab Saudi akhirnya memutuskan tetap menggelar ibadah haji tahun ini. Namun, hanya untuk warganya dan ekspatriat yang bermukim di sana. Kuotanya pun cuma 60 ribu jamaah. Negara lain tak dikasih kuota karena masih pandemi Corona.

Kabar soal haji tersebut disampaikan akun Twitter resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi @HajMinistry, Sabtu (12/6). “Jumlah total peziarah tahun ini adalah 60 ribu peziarah. Untuk warga mukim dan warga negara di dalam kerajaan,” begitu info yang tertulis dalam akun resminya.

Ibadah haji sendiri akan dimulai pada Juli mendatang. Mereka yang berhaji harus sehat walafiat dan bebas dari penyakit kronis apapun. Jamaah juga harus berusia 18-65 tahun dan telah divaksinasi sesuai yang diterapkan kerajaan.

Baca juga : Malaysia Siap Nego Saudi, Supaya Warganya Yang Disuntik Sinovac Bisa Pergi Haji

“Kementerian Haji dan Umrah menegaskan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mementingkan keselamatan, kesehatan, dan keamanan jemaah. Dan menempatkan ini di garis depan prioritasnya, sesuai dengan tujuan syariah Islam,” tulis pernyataan kementerian dikutip dari Skynews Arabia.

Arab Saudi juga selalu memonitor perkembangan Corona beserta variannya di seluruh dunia. Selain itu, mereka juga selalu berkoordinasi dengan otoritas terkait di berbagai negara lain, dan memantau perkembangan yang disampaikan World Health Organization (WHO).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menanggapi keputusan Arab Saudi itu. Menurutnya, pertimbangan pemerintah Arab Saudi juga dilakukan pemerintah Indonesia saat memutuskan tidak mengirimkan jamaah haji tahun ini.

Baca juga : Sinar Mas Land Gelar Vaksin Dosis Kedua Untuk Lansia Dan Pegiat Masjid

Yaqut mengapresiasi, Arab Saudi yang akhirnya menyampaikan keputusan resmi terkait penyelenggaraan haji 2021. Dengan begitu umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia mendapat kejelasan.

“Keputusan ini menunjukkan Saudi menomor satukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jamaah,” katanya di Jakarta, kemarin.

Menag berharap, keputusan ini mengakhiri polemik dan hoaks pasca pemerintah memutuskan tidak mengirimkan jamaah haji.

Baca juga : Lebaran Pandemi, Suharso Ajak Warga Tingkatkan Empati Terhadap Sesama

Menag mengajak, masyarakat mengambil hikmah dari peristiwa ini. Calon jamaah haji diharapkan tetap bersabar dan tawakal. Tak kalah penting tetap mematuhi protokol kesehatan agar selalu sehat. Sehingga jika tahun depan sudah normal, jamaah Indonesia bisa berangkat dengan kuota seperti biasa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.