Dark/Light Mode

PT PP Raih Kontrak Baru Rp 6,7 Triliun

Minggu, 20 Juni 2021 08:08 WIB
PT PP (Persero) Tbk. (Foto : Istimewa).
PT PP (Persero) Tbk. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PP (Persero) Tbk meraih kontrak baru sampai akhir Mei 2021 sebesar Rp 6,7 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut, terdiri dari in­duk perusahaan 60,85 persen (Rp 4,08 triliun), dan anak perusahaan 39,15 persen (Rp 2,62 triliun).

Ada pun perolehan kon­trak baru yang berhasil diraih oleh PT PP sampai akhir Mei tersebut, antara lain, pembangunan proyek Junc­tion Dawuan Tol Cisumdawu sebesar Rp 825 miliar, Pega­daian Tower Rp 594 miliar, Jalan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Paket 1.4 sebesar Rp 350 miliar.

Baca juga : Utang Nambah Lagi Rp 7 Triliun

Selanjutnya, infrastruktur Kawasan Mandalika Rp 342 miliar, RSUD Banten Rp 241 miliar, Taman Ismail Marzuki Rp 190 miliar, Jembatan Bogeg & Fly Over KA Bogeg Banten Rp 180 miliar, Rehab Jaringan Irigasi Rawa Kuala Kapuas Rp 178 miliar, LIPI Bandung Rp 172 miliar, RSIA Grha Waron Surabaya Rp 164 miliar, VO SGAR Mempawah (Inner Route) Rp 164 miliar dan masih banyak lainnya.

“PT PP berhasil membuku­kan kontrak baru Rp 6,7 tril­iun sampai akhir Mei 2021. Kami masih terus mengejar perolehan kontrak baru di tahun ini untuk mencapai target,” ucap Corporate Sec­retary PT PP Yuyus Juarsa dalam keterangan, kemarin.

Baca juga : Toyota Luncurin Raize Non Turbo, Harganya Mulai Rp 202 Jutaan

Pada Mei 2021, PT PP telah dipercaya untuk mengerjakan proyek pemban­gunan Junction Dawuan Tol Cisumdawu, Jalan KIT Batang Paket 1.4, Daerah Irigasi Wawotobi, RSUD Krian dan RSUD Batang I.

Sementara itu, PT PP juga mulai memasuki area pert­ambangan melalui anak usa­hanya, yaitu PT PP Presisi Tbk. “Ini salah satu bentuk pengembangan new mar­ket perusahaan,” ujarnya.

Baca juga : BPS Catat Neraca Dagang RI Surplus Rp 33.89 Triliun

Perolehan kontrak baru hingga Mei 2021 sebesar Rp 6,7 triliun, berdasar­kan kepemilikan (owner). Di antaranya, pemerintah (government) sebesar Rp 1,90 triliun atau setara 28,34 persen, BUMN (State Owner Enterprise/SOE) sebesar Rp 1 triliun atau setara 15,32 persen dan Swasta (Private) sebesar Rp 3,78 triliun atau setara 56,34 persen.

Sedangkan perolehan kon­trak baru berdasarkan je­nis atau tipe pekerjaan yaitu, jalan dan jembatan 53,74 persen, gedung 32,78 persen, industri 5,26 persen, irigasi 4,99 persen, airport 1,36 persen, minyak dan gas 1,17 persen, dan power plant sebe­sar 0,70 persen. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.